5 Fakta Diet Dopamin, Diet yang Bikin Langsing dan Bahagia

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 25 Sep 2021 08:00 WIB
5 Fakta Diet Dopamin, Diet yang Bikin Langsing dan Bahagia Foto: Getty Images/iStockphoto/Happycity21

3. Mengenal dopamin dan bagaimana makanan memengaruhinya?

Dopamin sendiri merupakan neurotransmitter, senyawa kimia yang bertanggung jawab mengirimkan sinyal antara sel-sel saraf di otak. Dopamin secara langsung memengaruhi pusat kesenangan dan rasa penghargaan di otak, yang pada gilirannya memengaruhi suasana hati.

Aktivasi dopamin di otak terjadi karena sejumlah alasan, termasuk dari asupan makanan. Ahli gizi Emer Delaney menjelaskan ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang dengan berat badan berlebih mungkin mengalami gangguan jalur dopamin akibat asupan makanan sangat enak, yang biasanya tinggi gula dan lemak.

Hal ini kemudian mengarah pada perilaku mencari hadiah, termasuk mencari kesenangan dari makan berlebih. Namun mengenai hasil ini dibutuhkan banyak penelitian lebih lanjut.

Pada intinya, asupan makanan memang meningkatkan dopamin, terutama makanan tinggi lemak dan gula. Keduanya dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan, makan berlebihan, dan penambahan berat badan dalam jangka panjang.

4. Cara meningkatkan dopamin dengan makanan sehat

5 Fakta Diet Dopamin, Diet yang Bikin Langsing dan Bahagia5 Fakta Diet Dopamin, Diet yang Bikin Langsing dan Bahagia Foto: Getty Images/iStockphoto/Happycity21

Lalu bagaimana cara sehat meningkatkan dopamin? Tanpa mengonsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan gula, kamu bisa meningkatkan dopamin di otak. Caranya dengan mengonsumsi makanan berprotein yang terbuat dari bahan penyusun asam amino. Jenis makanan ini berperan penting dalam produksi dopamin.

Mengonsumsi makanan tinggi protein juga bisa meningkatkan dopamin, tanpa menyebabkan lonjakan nafsu makan. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa makan sarapan berprotein tinggi seperti telur, daging tanpa lemak, dan susu, adalah cara terbaik untuk mengurangi keinginan makan berlebih sekaligus meningkatkan kadar dopamin.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com