Cristiano Ronaldo Rutin Makan 6 Kali Sehari Agar Tetap Fit, Ini Kata Ahli Gizi

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 28 Agu 2021 15:30 WIB
TURIN, ITALY - SEPTEMBER 16:  Cristiano Ronaldo of Juventus FC celebrates after scoring the opening goal during the serie A match between Juventus and US Sassuolo at Allianz Stadium on September 16, 2018 in Turin, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images) Foto: (Getty Images/Emilio Andreoli)
Jakarta -

Cristiano Ronaldo memiliki pola makan unik untuk mempertahankan staminanya. Ia mengaku rutin makan enam kali sehari. Pola makannya ini mengundang pertanyaan banyak orang.

Tengah disorot dunia karena kepindahannya yang tak tertebak dari Juventus ke Manchester United, Cristiano Ronaldo juga menarik perhatian dari sisi pola makan dan diet sehatnya yang ketat namun tetap bisa makan enak.

Salah satunya pola makannya sebanyak 6 kali sehari. Dalam salah satu sesi wawancaranya yang dilansir dari Goal (28/08), bintang sepak bola dari Portugal itu mengaku cukup sering makan 6 kali sehari, meskipun porsi makanannya jauh lebih kecil dari porsi makan normalnya.

Dihubungi detikFood (28/09), Dr. dr. Tan Shot Yen, M. hum, menjelaskan bahwa pola makan 6 kali sehari ini sebenarnya kembali ke masing-masing orang.

Meski begitu ada beberapa penjelasan dari Dokter Tan, seputar pola makan sehat 6 kali sehari seperti Cristiano Ronaldo, yang tidak bisa diterapkan secara asal dan sembarangan.

Berikut penjelasan dari Dokter Tan seputar pola makan Cristiano Ronaldo.

1. Pola Makan 6 Kali Sehari

Makanan Favorit dan Tips Diet Cristiano RonaldoMakanan Favorit dan Tips Diet Cristiano Ronaldo Foto: Instagram , straits times, YouTube

Menurut Dokter Tan yang aktif sebagai health influencer, dan sering membagikan informasi gizi dan pola makan sehat di Instagramnya, ia menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dengan pola makan 6 kali sehari.

"Sebenarnya kan, mau kita makan 6 kali atau 3 kali makan, tergantung dari total kalori per hari. Sebab kalau kita cicil, mulai dari sarapan yang ringan, lalu dilanjutkan sesi latihan (olahraga), dilanjutkan dengan kudapan, kan bisa," ungkap Dr. Tan.

Menurutnya yang membedakannya itu adalah budaya pola makan antara orang Barat dan orang Indonesia. Di mana orang Barat, biasanya makan 3 kali sehari dalam porsi normal, kemudian disusul waktu ngemil atau menyantap snack sebanyak 2 kali. Kemudian ditutup dengan supper atau makan malam.

2. Mitos Menurunkan Berat Badan

4 Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran Supaya Kembali Langsing Menurunkan Berat Badan Foto: iStock

Banyak mitos yang menyebutkan makan 6 kali sehari jauh lebih sehat, bahkan ada yang bilang bisa membantu menurunkan berat badan. Namun Dr.Tan menjelaskan, bahwa semuanya kembali lagi ke makanan apa yang dikonsumsi orang-orang.

Penurunan berat badan atau kenaikan berat badan saat menerapkan pola makan 6 kali sehari ini sangat bergantung dengan pemilihan makanan kita.

"Sekali lagi, tergantung apa yang kita makan. Jika 3 kali makan utama, lalu disusul dengan 2 kali kudapan tapi tinggi garam dan lemak. Kemudian misalnya suppernya bubur ayam, ya bubar lah (dietnya)," jelas Dr. Tan dengan ramah.

"Tapi jika tiga kali makan utama, lalu selingannya buah atau kacang-kacangan, oke banget kan?" saran Dr. Tan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Pedas Gurih Babat Gongso"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com