Pola Makan Vegan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Tekstur Feses

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 25 Agu 2021 08:30 WIB
Pola Makan Vegan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Tekstur Feses Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Pola makan seseorang ternyata bisa mempengaruhi tekstur feses atau kotoran yang dikeluarkan saat buang air besar (BAB). Terutama untuk orang-orang yang menerapkan pola makan vegan.

Tren hidup sehat kini makin populer, seiring semakin banyaknya orang yang lebih peduli terhadap kesehatan mereka dan lingkungan. Tak heran banyak yang lebih memilih untuk mengganti pola hidup mereka menjadi vegan, yang tidak mengonsumsi segala jenis produk dari hewan.

Baca Juga: Sophia Latjuba Seksi di Usia 50, Intip Pola Makannya Yuk!

Tapi dilansir dari Well Good (23/08), ternyata pola makan vegan ini bisa mempengaruhi tekstur feses seseorang saat BAB. Menurut Nimah Ather, salah satu ahli kesehatan dari UCLA Health Torrance semakin banyak penelitian yang menunjukkan pentingnya mikrobioma pada usus.

Mikrobioma merupakan mikroorganisme yang di dalamnya terdapat bakteri, jamur, archaea hingga gen yang tinggal dan berkembang di dalam usus manusia.

Hal serupa juga dibicarakan oleh ahli gizi dan diet bernama Dahlia Marin. Bahwa mikrobioma usus yang rusak, bisa menjadi salah satu penyebab kembung, sakit pada perut, reaksi pada makanan tertentu hingga usus bocor.

"Secara garis besarnya, mikrobioma dalam usus kita itu tergantung pada apa yang kita makan. Semakin banyak kita menyantap sayuran dan buah, atau makanan dari tumbuhan, dibandingkan makanan daging atau produk hewani lainnya, maka semakin besar kita memiliki mikrobioma usus yang sehat," tutur Rajiv Sharma, ahli kesehatan di Gastro MD.

Kebiasaan makan buah dan sayuran ini tentunya jauh mengandung lebih banyak serat yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga pencernaan lebih lancar, dan BAB jadi lebih teratur dibandingkan orang-orang yang masih mengonsumsi daging dan makanan tak sehat lainnya.

Pola Makan Vegan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Tekstur FesesPola Makan Vegan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Tekstur Feses Foto: Getty Images/iStockphoto

"Serat itu menyerap air ya, jadi tekstur feses atau kotoran yang keluar ketika BAB jadi jauh lebih lembut dan lembek. Kalau bingung menentukannya, bisa cek di Google 'Bristol Stool Chart', tekstur nomor 3 dan 4, adalah tekstur feses sehat yang ideal," lanjut Dokter Sharma.

"Orang yang makan daging cenderung lebih sering mengalami sembelit. Karenanya mengurangi menu daging dari pola makan sehari-hari, bisa membuat saluran pencernaan lebih lancar. Tekstur feses jadi lebih lunak dan ringan," tuturnya.

Tapi tetap saja, meski tekstur feses lebih lunak dan BAB jadi lebih teratur. Mengganti pola makan normal ke vegan dalam waktu singkat dan berlebihan, tidak dianjurkan oleh hampir semua dokter dan ahli gizi.

Pola Makan Vegan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Tekstur FesesPola Makan Vegan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Tekstur Feses Foto: Getty Images/iStockphoto

"Mengubah pola makan langsung ke vegan seutuhnya, membuat kandungan fiber ke dalam tubuh meningkat pesat, dan ini tidak direkomendasikan. Sebaiknya lakukan secara perlahan, bisa tambahkan 5 gram fiber per minggunya di awal-awal menjadi vegan. Untuk menghindari sembelit, kembung di perut hingga sakit perut lainnya," ungkap Dokter Ather, perwakilan dari The United States Department of Agriculture.

Di akhir kesempatan, Dokter Ather kembali mengingatkan bahwa kandungan fiber dalam tubuh bisa menimbulkan lebih banyak gas yang membuat perut kembung dan sakit.

"Tak perlu khawatir dengan bertambahnya gas dalam tubuh. Karena makanan yang dimakan lebih sehat, kandungan mikrobioma usus jadi lebih santai. Kabar baiknya, tubuh kita secara otomatis akan menyesuaikan dengan pola makan baru yang lebih sehat," pungkas Dokter Ather.

Baca Juga: Move On' Usai Diselingkuhi Pacar, Wanita Ini Sukses Jual Makanan Vegan



Simak Video "Bikin Laper: Baso Aci sampai Ayam Woku yang Tak Pakai Daging"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com