4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif

Riska Fitria - detikFood Minggu, 11 Jul 2021 07:00 WIB
4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif Foto: iStock
Jakarta -

Isolasi bagi penderita COVID-19 umumnya dilakukan selama 14 hari. Seorang dokter membagikan tips agar tes PCR pasien COVID-19 cepat negatif.

Penting bagi pasien COVID-19 untuk melakukan isolasi, baik mandiri maupun di tempat yang telah disediakan. Isolasi bertujuan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Selain itu, juga memfokuskan pada penyembuhan pasien.

Biasanya isolasi dilakukan selama 14 hari atau bahkan bisa lebih sampai virus corona hilang dari tubuh. Pasien COVID-19 juga perlu melakukan test untuk memastikan hasilnya apakah positif atau negatif.

Baca Juga: Usai Vaksinasi Covid-19, Penderita Diabetes Disarankan Konsumsi Makanan Ini

Healthy food: large selection of fresh organic multicolored vegetables in a crate shot on dark wooden table. Fruits and vegetables included in the composition are watermelon, oranges,lime, lemons, banana,grape, strawberries, apples, pears, blueberries, tamarind, kale, tomatoes, squash, asparagus, celery, eggplant, carrots, lettuce, edible mushrooms, bell peppers, cauliflower, ginger, corn, bok choy, raw potatoes, chili peppers among others. High resolution studio digital capture taken with Sony A7rII and Sony FE 90mm f2.8 macro G OSS lens4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif Foto: Getty Images/fcafotodigital

Ternyata kesembuhan pasien COVID-19 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor sistem metabolisme tubuh. Metabolisme yang baik juga dipengaruhi oleh pola makan sehat.

Hal itu diungkap oleh seorang dokter yang eksis di Twitter dengan panggilan dr Frenos dengan akun Twitter @dr_mutan. Selain itu, ia juga memberikan tips agar tes PCR hasilnya cepat negatif.

"Gua harus ISOLASI MANDIRI, apa yang harus gua lakukan supaya cepat negatif? Ada tips dan trik supaya metabolisme kita cepat?," tulisnya dalam cuitan (28/06).

Ia memberi nama tips tersebut sebagai Speed Metabolism Trick. Tips tersebut berguna untuk mencegah paparan COVID-19 dan juga berguna untuk penderita COVID-19.

"Dan sangat berguna untuk yang udah isoman 14 hari tapi PCR masih positif, karena metabolisme lambat jadi tubuh buang bangkai virus juga lama," tulisnya.

Baca Juga: Susu Beruang dan Air Kelapa Hijau Diklaim Sebagai Obat Penyembuh COVID-19

Berikut tipsnya:

1. Perbanyak Asupan Protein

4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif Foto: iStock

Dr. Frenos menganjurkan untuk memperbanyak asupan protein selama melakukan isolasi. Berbagai jenis makanan yang dapat dipilih antara lain, daging sapi, daging ayam dan telur ayam.

"Buat yang punya darah tinggi, makan telur tiga butir sehari," ujarnya.

Bagi yang vegetarian, dr. Frenos juga menyarankan dapat mengonsumsi kacang-kacangannya. Menurutnya, protein di dalam tubuh dipecah menjadi asam amino. Itu adalah bahan bakar metabolisme dan imun tubuh.

"Jadi asupan protein yang banyak sangat dianjurkan untuk kalian cepat sembuh," ujarnya.

2. Minum Cukup Air Putih

4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif Foto: iStock

Penting untuk minum cukup air putih guna mempercepat metabolisme tubuh. Dr. Frenos menyarankan untuk minum air minimal 2 liter dalam sehari.

"Minum sebanyak yang lo bisa, gak papa beser. Itu mempercepat pembuangan sampah-sampah tubuh. Jangan mau tidur baru minum banyak, mengganggu tidur," tuturnya.

Supaya tidak mengganggu waktu tidur, dr. Frenos juga menyarankan untuk minum air putih mulai dari pagi hari hingga ke siang hari. Dr. Frenos mengatakan bukan obat yang dibutuhkan untuk metabolisme tubuh, tetapi pola hidup sehat.

3. Makan Buah Berwarna Merah dan Cerah

4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif4 Tips Makan untuk Penderita COVID-19 agar Hasil PCR Cepat Negatif Foto: iStock

Mengonsumsi buah-buahan juga dapat mempercepat sistem metabolisme tubuh. Dr. Frenos menganjurkan untuk memilih buah-buahan yang berwarna merah atau berwarna terang.

"Makan sebanyak yang lo bisa," ujarnya.

Untuk jenis buah-buahannya, kamu dapat memilih antara lain seperti apel, tomat, jeruk, wortel, jambu merah. Buah-buahan tersebut kaya akan vitamin C yang tentunya menyehatkan tubuh.

4. Lakukan Aktivitas Lain

Selain vitamin C, penting bagi penderita COVID-19 untuk mendapatkan vitamin D. Vitamin tersebut bisa didapatkan dengan berjemur di bawah sinar matahari.

Selain pola makan, dr. Frenosmengatakan bahwa mengatur pola tidur juga hal yang penting. Waktu tidur yang dianjurkan adalah selama 8 jam dalam sehari.

Aktivitas lain yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan COVID-19 juga dapat dilakukan dengan berolahraga dari yang ringan, sedang hingga ke berat.

"Pastinya sesuai dengan kemampuan, karena penderita COVID-19 ada yang lemas tapi olahraga. High intensity interval training paling bagus tapi balik lagi sama kemampuan," ujar dr. Frenos.

Baca Juga: Minum Air Kelapa Hijau Plus Air Jeruk Nipis Bisa Sembuhkan COVID-19, Ini Faktanya!

(raf/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com