Ini Alasan Mengapa Tubuh Sering Lapar di Malam Hari

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 13 Jun 2021 19:00 WIB
Waspada! Peneliti Ungkap Bahaya Ngemil Tengah Malam untuk Produktivitas Kerja Foto: iStock
Jakarta -

Serangan rasa lapar di malam hari dialami banyak orang. Ternyata ada penjelasan ilmiah di baliknya.

Lapar di malam hari membuat orang-orang sulit tidur, dan berakhir ngemil serta makan berlebihan. Tapi menurut banyak ahli kesehatan, fenomena lapar di malam hari adalah hal yang lumrah.

Baca Juga: Waspada! Peneliti Ungkap Bahaya Ngemil Tengah Malam untuk Produktivitas Kerja

Dilansir dari Popsugar (13/06), ada banyak alasan mengapa tubuh merasa lapar di malam hari.

"Sering kali tubuh sebenarnya lapar bukan karena membutuhkan makanan. Melainkan untuk mengatasi rasa bosan atau suntuk di malam hari," jelas dokter Lisa Young, dari New York University.

Waspada! Peneliti Ungkap Bahaya Ngemil Tengah Malam untuk Produktivitas KerjaWaspada! Peneliti Ungkap Bahaya Ngemil Tengah Malam untuk Produktivitas Kerja Foto: iStock

"Jika karena masalah fisik, biasanya tubuh lapar karena kurang asupan makanan. Mungkin juga makanan yang masuk ke dalam tubuh kurang, terutama jika orang tidak makan protein," lanjutnya.

Sementara menurut Hannah Brilling, ahli gizi dan dokter diet di Lebanon. Ia setuju bahwa mengonsumsi makanan tinggi karbo seperti nasi putih, pasta dan kentang membuat tubuh lebih cepat lapar.

Dibandingkan setelah seseorang menyantap sayuran, makanan tinggi serat dan kaya lemak.

"Tapi ada juga alasan tubuh lapar di malam hari karena sudah lewat jam tidur. Jadi kami rekomendasikan untuk tidur sebanyak 7-8 jam dalam semalam. Karena kebanyakan orang yang begadang berakhir ngemil,"sambung Hannah.

Waspada! Peneliti Ungkap Bahaya Ngemil Tengah Malam untuk Produktivitas KerjaWaspada! Peneliti Ungkap Bahaya Ngemil Tengah Malam untuk Produktivitas Kerja Foto: iStock

Untuk menghindari rasa lapar di malam hari, pilihlah makanan yang kaya serat seperti sayuran dan biji-bijian. Hindari mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

"Tapi jika semua sudah dilakukan dan kamu masih merasa lapar? Tidak perlu merasa bersalah, kamu bisa makan dan mengganjal perut. Selama makanan yang disantap tidak berlebihan dan sesuai anjuran asupan kalori harian setiap orang," pungkas Charlie Seltzer, ahli gizi dari Philadelphia.

Baca Juga: Apa Benar Nonton Video Makanan Bisa Bikin Lapar? Ini Kata Peneliti



Simak Video "Icip-icip Sandwich Subway di Citos"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com