Waspada! Ini 4 Efek Samping Konsumsi Garam Berlebihan

Diah Afrilian - detikFood Kamis, 20 Mei 2021 07:00 WIB
Waspada! Ini 4 Efek Samping Konsumsi Garam Berlebihan Foto: iStock
Jakarta -

Tanpa garam, makanan memang akan terasa hambar. Tetapi ada efek samping pada kesehatan jika konsumsi garam berlebihan.

Garam menjadi bumbu perasa yang sangat penting. Tanpa garam, makanan akan terasa hambar bahkan tidak enak. Garam memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah makanan.

Garam memang memiliki mineral yang penting dan juga dibutuhkan oleh tubuh. Salah satunya adalah yodium yang dapat mencegah penyakit gondok.

Menurut American Heart Association, estimasi rata-rata orang dewasa mengonsumsi garam berkisar pada 3,400 miligram per harinya. Terlalu banyak konsumsi makan garam juga dikaitkan dengan risiko kesehatan yang berbahaya.

Berikut ini 4 efek samping berbahaya makan garam terlalu banyak menurut Eat This, Not That! (18/5).

Waspada! Ini 4 Efek Samping Konsumsi Garam BerlebihanWaspada! Ini 4 Efek Samping Konsumsi Garam Berlebihan Foto: iStock

1. Menyebabkan Dehidrasi

Jika kamu terlalu banyak makan garam atau makanan dengan cita rasa asin di malam hari, rasa haus yang teramat sangat akan terasa di pagi harinya. Hal ini terkait efek garam yang mampu menarik air di dalam tubuh.

Konsumsi garam terlalu banyak dapat menarik kandungan air dari dalam sel-sel tubuh dan hasilnya akan memberikan efek dehidrasi. Kamu akan terus menerus ingin minum banyak air tepat setelah konsumsi garam melampaui batas aman yang disarankan.

Gejala dehidrasi yang timbul pun akan sangat mengganggu dan tidak nyaman. Mulai dari merasa haus terus-terusan, mual hingga kram perut. Pastikan untuk tetap minum cukup air jika kamu telah mengonsumsi banyak makanan yang asin.

Baca juga: Konsumsi Garam Berlebihan Pertinggi Risiko Gagal Jantung

2. Menyebabkan Konstipasi

Efek garam yang menarik cairan dari tubuh, ternyata juga dapat menjalar ke sistem pencernaan. Konsumsi makanan yang asin atau terlalu banyak garam dapat menarik simpanan air dalam usus dan saluran.

Ketika terlalu banyak cairan yang ditarik dalam pencernaan, pembuangan sisa makanan dalam usus akan menjadi lebih keras karena kehilangan kelembabannya dari cairan yang hilang. Hal ini yang seringkali menyebabkan buang air besar terasa sangat sulit atau susah keluar setelah makan-makanan dengan kadar garam yang tinggi.

Ketika kotoran menjadi lebih keras akan dibutuhkan tenaga yang lebih kuat untuk mendorong kotoran agar bisa keluar. Solusinya, kamu bisa konsumsi makanan tinggi serat setelah makan makanan yang tinggi kadar sodiumnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com