Konsumsi Makanan Asin Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19? Ini Penjelasannya

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 09 Mei 2021 07:00 WIB
Konsumsi Makanan Asin Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19? Ini Penjelasannya Foto: Getty Images/iStock/Site News
Jakarta -

Mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi memang tidak baik. Ternyata makanan asin juga bisa meningkatkan risiko terpapar COVID-19.

Garam mengandung sodium yang bisa memberikan efek buruk pada kesehatan. Mulai dari tekanan darah, penyakit jantung, stroke, sampai masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Ini 5 Cara Mudah Kurangi Asupan Garam

Dilansir dari KNUE (08/05), konsumsi makanan asin juga bisa memberikan efek negatif pada sistem imun tubuh. Di mana tubuh lebih rentan terserang penyakit yang berasal dari bakteri dan virus. Salah satunya seperti COVID-19.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian yang sempat dilakukan pada tahun 2015 silam. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Circulation.

Konsumsi Makanan Asin Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19? Ini PenjelasannyaKonsumsi Makanan Asin Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19? Ini Penjelasannya Foto: Getty Images/iStock/Site News

Kandungan sodium yang tinggi pada darah, bisa memiliki dampak pada sel-sel darah putih untuk melindungi tubuh, ketika sel yang tidak sehat ditemukan di dalam darah.

Sementara menurut Dokter Sabrina Geisberger, perwakilan dari Berlin Institute Medical System Biology (BIMSB). Mereka menemukan adanya dampak pada sistem metabolisme dan imun, dengan konsumsi garam.

"Sistem metabolisme dan imun yang telah terpapar oleh kandungan garam tinggi, dapat mengganggu saluran pernapasan. Menyebabkan sel-sel memproduksi lebih sedikit ATP, dan mengonsumsi lebih sedikit oksigen," jelas Dokter Sabrina.

ATP sendiri merupakan bahan bakar alami yang digunakan sel-sel tubuh untuk memproduksi tenaga. Jadi kesimpulannya mengonsumsi terlalu banyak sodium dalam tubuh bisa mengurangi tenaga ini.

Sehingga tubuh mengalami penurunan untuk bertahan, atau berlindung dari serangan bakteri dan virus.

Agar tubuh tetap sehat dan risiko terpapar bakteri hingga virus berbahaya seperti COVID-19 menurun, para ahli kesehatan menyarankan orang-orang mengkonsumsi garam tidak lebih dari 5-6 gram per harinya.

Konsumsi Makanan Asin Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19? Ini PenjelasannyaKonsumsi Makanan Asin Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19? Ini Penjelasannya Foto: Getty Images/iStock/Site News

Meski aturan ini tampak mudah, tapi mereka mengingatkan banyaknya kandungan garam tersembunyi dalam makanan yang kita santap. Kebanyakan orang lupa dan tidak terlalu memperhatikan kandungan garam yang mereka makan.

Hindari makan makanan olahan, makanan cepat saji, hingga makanan ringan seperti keripik yang mengandung banyak garam.

Bisa mulai masak sendiri di rumah, untuk mengontrol asupan garam. Ganti garam dengan bumbu yang lebih sehat seperti bawang putih atau bawang merah.

Rajin minum air putih agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari dehidrasi. Cek beberapa bumbu masak yang enak tanpa mengandung garam di sini.

Baca Juga: Tanpa Garam, Masakan Tetap Enak dengan 4 Bahan Ini



Simak Video "Bukannya Rugi, Nasi Uduk Legendaris Ini Laris saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com