6 Hal Ini Bakal Terjadi Saat Kamu Berhenti Makan Pisang

Diah Afrilian - detikFood Kamis, 22 Apr 2021 09:00 WIB
6 Hal Ini Bakal Terjadi Saat Kamu Berhenti Makan Pisang Foto: iStock

3. Merasa Lebih Lapar

6 Hal Ini Bakal Terjadi Saat Kamu Berhenti Makan Pisang6 Hal Ini Bakal Terjadi Saat Kamu Berhenti Makan Pisang Foto: iStock

Beberapa orang menganggap pisang memiliki kalori yang harus dihindari terutama pada saat menjalankan diet. Nyatanya, konsumsi pisang saat diet justru akan membantu untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Menurut sebuah penelitian pada 2017, mengkonsumsi pati resisten dari tepung pisang yang belum terlalu matang sebelum makan justru akan membantu menurunkan 14% asupan kalori. Hal ini membuktikan bahwa pisang justru akan sangat baik jika dikonsumsi saat diet.

4. Mudah Terkena Flu

Jika kamu merasa lebih sering terkena flu, coba perbanyak konsumsi pisang. Menurut sebuah ulasan pada tahun 2020, pisang memiliki kandungan antivirus yang sangat potensial.

Lectin merupakan kandungan antivirus yang ada pada pisang yang dikatakan mampu mencegah perkembangan virus influenza. Selain itu, pisang juga mampu membantu meningkatkan imunitas dan mencegah virus lainnya yang mungkin menyerang tubuh.

5. Kecenderungan Alami Darah Tinggi

6 Hal Ini Bakal Terjadi Saat Kamu Berhenti Makan Pisang6 Hal Ini Bakal Terjadi Saat Kamu Berhenti Makan Pisang Foto: iStock

Jika ingin menjaga tekanan darah tetap pada rentang yang stabil, konsumsi pisang secara rutin dapat menjadi salah satu cara yang dilakukan. Kandungan potasium yang tinggi pada pisang akan sangat berdampak untuk menjaga kestabilan tekanan darah.

Sebuah penelitian pada 2005 menyatakan bahwa makanan yang tinggi akan potasium cenderung memiliki efek yang serupa dengan menurunkan tekanan darah. Pisang bisa dikatakan dapat menjadi suplemen pengendali tekanan darah yang alami.

6. Peningkatan Risiko Stroke

Kelanjutan dari tekanan darah yang tinggi dan tidak terkendali adalah penyakit stroke. Konsumsi makanan tinggi potasium menjadi penting fungsinya untuk mengendalikan tekanan darah dan mencegah risiko stroke.

Faktanya, ulasan pada tahun 2013 juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tinggi potasium lebih banyak cenderung memiliki risiko stroke yang lebih rendah. Bahkan penemuan ini dikatakan mampu berpengaruh pada lebih dari 24% populasi.

Baca juga: Stop Makan Pisang Saat Perut Kosong, Ini Bahayanya Kata Ahli

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(dfl/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com