Orang dengan 9 Kondisi Kesehatan Ini Sebaiknya Tak Konsumsi Jahe Berlebihan

dfl - detikFood Rabu, 31 Mar 2021 06:00 WIB
Orang dengan 9 Kondisi Kesehatan Ini Sebaiknya Tak Konsumsi Jahe Berlebihan Foto: iStock

4. Ginjal

Jahe juga memiliki kandungan renoprotektif yang signifikan. Efek dari kandungan ini membuat jahe memiliki sifat antioksidan yang cukup kuat.

Tetapi, jahe juga memiliki kandungan yang bernama kreatinin dan kadarnya cukup tinggi. Kandungan akan sangat berbahaya jika terdapat di dalam darah dalam jumlah yang banyak terutama pada penyintas kesehatan ginjal yang bermasalah karena dapat memperburuk kondisi ginjal.

5. GERD

Orang dengan 9 Kondisi Kesehatan Ini Sebaiknya Tak Konsumsi Jahe BerlebihanOrang dengan 9 Kondisi Kesehatan Ini Sebaiknya Tak Konsumsi Jahe Berlebihan Foto: iStock

Gejalanya akan muncul seperti iritasi perut, sakit di bagian dada serta rasa seperti dada terbakar. Tetapi jika dikonsumsi dalam batas aman, jahe sangat baik untuk mencegah komplikasi GERD.

Teruntuk penyintas GERD atau yang sensitif terhadap refluks asam, konsumsi jahe seharusnya diwaspadai. Konsumsi jahe yang berlebihan dalam sehari dapat memicu refluks asam.

6. Artritis

Pada beberapa orang, obat oles dalam bentuk krim atau gel dapat memperburuk inflamasi. Terutama pada penyintas artritis, dampak buruk penggunaan jahe ini akan sangat terasa.

Jahe memang diketahui sebagai penghilang rasa sakit yang sangat baik untuk mengatasi inflamasi. Tetapi pada beberapa konsumennya yang mengonsumsi jahe terlalu banyak dapat memperburuk rasa sakit dan inflamasi.

7. Tiroid

Orang dengan 9 Kondisi Kesehatan Ini Sebaiknya Tak Konsumsi Jahe BerlebihanOrang dengan 9 Kondisi Kesehatan Ini Sebaiknya Tak Konsumsi Jahe Berlebihan Foto: iStock

Efek antioksidatif dan kemampuan jahe yang dapat menghambat tingkat metabolisme juga bisa menyebabkan kerusakan membran yang mengelilingi hormon tiroid dalam folikel dan melepaskan hormon dalam darah. Efek ini akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan pembengkakan atau peradangan kelenjar tiroid dan produksi yang berlebihan.

Meskipun jahe dianggap sebagai ramuan yang paling aman. Tetapi beberapa penelitian melaporkan jahe dapat menyebabkan efek samping seperti tiroiditis.

8. Ibu Menyusui

Jahe secara umum dianggap sebagai bahan alami yang aman dan efektif untuk wanita yang sedang menyusui. Selain itu, dari waktu ke waktu jahe juga dikenal mampu meningkatkan produksi ASI.

Tetapi bagaimanapun juga konsumsi jahe yang berlebihan terkadang dapat memicu kolik pada bayi. Kolik ini merupakan kondisi dimana bayi akan terus menerus menangis tanpa alasan selain lapar atau popok yang sudah penuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Hangat dan Nikmat! Tak Heran Kembang Tahu di Sini Viral"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com