8 Manfaat Jahe Merah untuk Menjaga Kesehatan Selama Pandemi

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 05 Okt 2020 06:00 WIB
Jahe Merah-ADV Bejo Foto: istimewa
Jakarta -

Perbedaan jahe merah dengan jahe biasa adalah pada rasanya yang lebih kuat. Jahe merah memiliki rasa pedas yang lebih tajam karena kandungan minyak atsiri, gingerol dan zingeronnya lebih tinggi.

Jenis yang juga dikenal dengan nama jahe sunti ini merupakan bahan penting dalam industri jamu tradisional. Biasanya dipasarkan dalam bentuk segar dan kering. Rebusan air jahe merah dapat dikonsumsi setiap hari untuk membantu tingkatkan daya tahan tubuh dan mencegah terjadinya batuk serta flu.

Berikut ini beberapa manfaat jahe merah untuk tubuh:

1. Meredakan mual

Manfaat jahe merah untuk kesehatan salah satunya adalah redakan mual. Jahe merah memiliki rasa pedas dan wangi yang khas. Jahe merah dapat membantu meredakan mual. Minum air jahe juga bermanfaat untuk meredakan mual dan muntah.

Jahe juga bisa mengurangi efek mual yang diakibatkan dari efek samping operasi, kemoterapi dan kehamilan (morning sickness).

2. Mengurangi peradangan

Manfaat jahe merah untuk pria dan wanita salah satunya adalah untuk mengurangi peradangan. Hal ini karena sejumlah komponen aktif dalam jahe merah seperti gingerol, gingerdione dan zingeron bekerja menurunkan zat alami pemicu peradangan dalam tubuh. Selain itu, jahe juga mengandung oleoresin yang bekerja melawan peradangan.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

Tak hanya mencegah mual, manfaat jahe merah juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Ekstrak jahe merah yang diseduh dengan air hangat atau dicampurkan teh dapat mencegah dan membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh pun akan meningkat.

4. Mengurangi nyeri otot

Jahe merah dapat mengurangi nyeri otot yang disebabkan akibat olahraga. Dalam sebuah penelitian mengonsumsi 2 gram jahe merah per hari selama 11 hari secara signifikan dapat mengurangi nyeri otot pada orang yang melakukan senam siku.

Jahe merah tidak memiliki dampak langsung, tetapi mungkin efektif untuk mengurangi perkembangan nyeri otot sehari-hari.

5. Atasi gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan kronis (dispepsia) ditandai dengan nyeri dan rasa tak nyaman yang berulang di bagian atas perut. Diyakini bahwa pengosongan perut yang tertunda adalah pendorong utama gangguan pencernaan. Menariknya, jahe telah terbukti mempercepat pengosongan perut pada orang dengan kondisi ini.

6. Cegah tanda penuaan

Sering terpapar oleh radikal bebas membuat kulit terlihat lebih kusam. Jahe merah mengandung antioksidan yang sangat baik sehingga dapat berperan menjadi anti aging alami.

Kandungan antioksidannya dapat membantu menjaga kulit sehingga tampak lebih cantik dan sehat.

7. Tingkatkan kesuburan

Manfaat jahe merah untuk wanita berkaitan erat dengan reproduksi. Jahe merah mengandung L-arginine yang memiliki fungsi untuk melancarkan sirkulasi darah kita di dalam tubuh. Sehingga secara tidak langsung bisa membantu pasokan oksigen ke rahim dan ovarium sebagai tempat sel telur diproduksi.

8. Mengurangi nyeri haid

Nyeri haid atau dismenore dapat menyebabkan rasa nyeri saat terjadinya siklus menstruasi. Salah satu kegunaan jahe merah secara tradisional adalah untuk meredakan nyeri saat haid. Dalam sebuah penelitian, 150 wanita diinstruksikan untuk mengonsumsi 1 gram bubuk jeli per hari selama 3 hari pertama periode menstruasi.

Jahe merah berhasil mengurangi rasa sakit seefektif obat asam metafamat dan ibu profen.



Simak Video "Hangatnya Wedang Tahok Khas Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)