6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 24 Mar 2021 14:00 WIB
6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya Foto: Getty Images/iStockphoto/doram
Jakarta -

Deddy Corbuzier dan Luna Maya dapat sorotan setelah mengomentari eating disorder yang dialami seorang kontestan modeling. Yuk, kenali jenis-jenis eating disorder!

Deddy Corbuzier dan Luna Maya adalah juri ajang pencarian model Indonesia yang tayang di sebuah stasiun televisi swasta. Saat penjurian, kontestan bernama Ilene mengaku pernah alami eating disorder di awal karirnya.

Mendengar hal tersebut, Deddy Corbuzier dan Luna Maya memberi komentar yang seolah menyepelekan eating disorder. Hal ini lantas membuat banyak netizen geram.

Lewat akun Twitternya, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, dr Jiemi Ardian SpKJ juga angkat bicara. Ia menyayangkan orang yang alami gangguan jiwa, seperti eating disorder, kerap disalahkan atas kondisinya.

Lantas apa itu eating disorder? Apa saja jenisnya? Berikut detikfood merangkum informasi 6 jenis eating disorder dari Healthline (24/3):

1. Apa itu eating disorder?

6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya Foto: Getty Images/iStockphoto/doram

Eating disorder atau dalam bahasa Indonesia gangguan makan adalah rangkaian kondisi psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki kebiasaan makan tak sehat. Awalnya bisa berupa obsesi terhadap makanan, berat badan, atau bentuk badan.

Dalam kasus parah, eating disorder bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan bahkan kematian. Gejalanya antara lain memilih-milih makanan dengan ketat, ngidam makanan terus menerus, dan memuntahkan makanan setelah menelannya.

Penyebab eating disorder bisa karena beberapa faktor, salah satunya genetik. Lalu bisa juga karena tekanan dari lingkungan, persepsi seseorang terhadap berat badan ideal, hingga paparan terhadap standar kecantikan yang dibentuk media.

2. Anorexia nervosa

Anorexia nervosa adalah jenis eating disorder yang paling umum diketahui. Penderitanya akan merasa diri mereka terlalu gemuk, sekalipun sebenarnya sangat kurus. Mereka akan selalu memantau berat badan, menghindari makanan tertentu, dan sangat ketat membatasi asupan kalori.

Gejala umum anorexia nervosa antara lain membatasi pola makannya dengan ketat, merasa takut terus menerus akan gemuk, hingga menolak disebut sangat kurus saat kenyataannya seperti itu.

Setelah makan, penderita anorexia nervosa juga umum memuntahkan makanan tersebut atau meminum obat pencahar untuk mengeluarkannya.

Anorexia nervosa sangat membahayakan kesehatan karena bisa menyebabkan kerusakan parah pada hati, otak, dan bahkan kematian.

Simak juga 'Dok.: Cerita Tatjana Saphira Soal Pengalaman Eating Disorder':

[Gambas:Video 20detik]



3. Bulimia nervosa

6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya Foto: Getty Images/iStockphoto/doram

Jenis eating disorder selanjutnya adalah bulimia nervosa. Penderitanya akan sering makan banyak dalam periode waktu singkat. Kemudian ketika makan, mereka merasa tidak bisa berhenti makan atau tidak bisa mengontrol seberapa banyak makanan yang sudah dilahap.

Setelah itu, penderita bulimia nervosa akan menyingkirkan makanan yang sudah masuk. Caranya bisa dengan memuntahkan makanan atau minum obat pencahar.

Penderita jenis eating disorder ini biasanya akan merasa sangat takut berat badannya naik, padahal memiliki berat badan normal. Akibatnya mereka mungkin mengalami dehidrasi parah, gangguan hormonal, hingga iritasi pada saluran pencernaan.

4. Binge eating disorder

Jenis eating disorder ini disebut-sebut sebagai yang paling umum dialami di Amerika Serikat. Penderitanya memiliki gejala mirip bulimia dan anorexia.

Intinya, penderita binge eating disorder akan sering makan banyak dalam waktu singkat. Namun tak seperti bulimia dan anorexia, penderitanya tidak akan mengeluarkan atau memuntahkan makanan tersebut.

Akibatnya penderita binge eating disorder memiliki risiko besar kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas. Hal ini bisa memicu masalah kesehatan seperti serangan jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

5. Pica

6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya Foto: Getty Images/iStockphoto/doram

Pica adalah jenis eating disorder yang dialami beberapa orang di dunia. Penderita pica akan mendambakan benda nonmakanan untuk dikonsumsi.

Misalnya tanah, kotoran, kapur, sabun batangan, kertas, rambut, hingga bubuk deterjen. Pica bisa dialami anak-anak, ibu hamil, hingga mereka yang alami gangguan mental.

Mereka yang alami pica berisiko alami keracunan, infeksi, nyeri usus, dan kekurangan gizi. Pada beberapa kasus, pica juga bisa sebabkan kematian.

6. Rumination disorder

Rumination disorder adalah jenis eating disorder yang baru-baru ini diketahui. Penderitanya akan memuntahkan makanan yang baru saja mereka telan.

Setelah itu, mereka menguyahnya lagi dan menelan atau memuntahkannya. Seperti cara makan sapi, karenanya gangguan makan ini disebut rumination atau berarti memamah biak.

Dampaknya, penderita rumination disorder bisa alami penurunan berat badan dan malnutrisi parah.

7. Sangat membatasi asupan makanan

6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya Foto: Getty Images/iStockphoto/doram

Jenis eating disorder terakhir adalah Avoidant/restrictive food intake disorder (ARFID). Sesuai namanya, penderita gangguan makan ini akan sangat membatasi asupan makanan mereka.

ARFID biasanya berkembang di masa-masa kecil, namun bisa juga terbawa sampai ke masa dewasa. Akibatnya, seseorang bisa menjadi kurang makan.

Penyebabnya karena kurangnya minat pada makanan atau ketidaksukaan terhadap tampilan, bau, dan rasa makanan tertentu.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com