Baru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan Pencernaan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 27 Jan 2021 06:00 WIB
Baru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan Pencernaan Foto: Next Shark
Jakarta -

Ilmuwan Singapura menciptakan jenis kopi dan teh baru yang menyehatkan pencernaan. Keduanya dipenuhi manfaat baik dari probiotik.

Sekelompok ilmuwan pangan di National University of Singapore (NUS) membuat terobosan baru. Dikutip dari Next Shark (26/1), mereka menciptakan jenis kopi dan teh yang menyehatkan sistem pencernaan.

Kopi dan teh tersebut mengandung sekitar 1 miliar unit probiotik hidup. Keduanya bisa disimpan di suhu dingin atau di suhu ruang sampai 14 minggu, tanpa mengurangi efektivitasnya.

Probiotik sendiri merupakan mikroorganisme hidup berupa bakteri atau jamur yang ada di sistem pencernaan manusia.

Probiotik membantu melindungi dan memelihara kesehatan sistem pencernaan, terutama lambung dan usus, dari berbagai risiko penyakit.

Baru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan PencernaanBaru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan Pencernaan Foto: Next Shark

Dalam membuat kopi dan teh probiotik itu, ilmuwan menggunakan proses fermentasi berbeda.

Kopi probiotik dikembangkan oleh Alcine Chan. Ia memasukkan nutrisi spesifik dan probiotik yang dipilih dengan sangat hati-hati.

Campuran kopi kemudian dibiarkan untuk proses fermentasi selama sehari sebelum dimasukkan ke dalam pendingin. Setelah itu, kopi probiotik siap diminum.

"Formulasinya rumit, terutama terkait jenis dan jumlah nutrisi yang ditambahkan, serta kombinasi probiotik. Tidak semua jenis probiotik bisa 'tumbuh' dalam minuman kopi," kata Chan.

Ia bilang, "Menambahkan terlalu sedikit nutrisi tidak akan memungkinkan pertumbuhan probiotik, sementara menambahkan terlalu banyak nutrisi akan memberikan rasa yang tidak enak."

Sedangkan teh probiotik dikembangkan oleh Wang Rui. Ia juga menggunakan nutrisi dan probiotik terpilih.

Baru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan PencernaanBaru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan Pencernaan Foto: Next Shark

Baca Juga: Minumlah Teh di Pagi Hari dan Dapatkan 7 Manfaat Sehat Ini

Tapi tak seperti kopi probiotik, teh probiotik butuh dua hari untuk proses fermentasinya. Proses ini memungkinkan molekul polifenol pada teh yang terkait dengan antioksidan dan sifat antiinflamasi tidak hilang.

Selain itu, agen antibakteri bernama fenilaktat juga akan diproduksi. Soal rasa, teh probiotik disebut mirip teh buah.

"Rasanya mirip teh buah dengan sedikit rasa asam, dan di mulut mirip dengan teh pada umumnya. Peminum teh ini bisa menambahkan pemanis dan susu, atau krim, sesuai dengan selera mereka," kata Rui.

Bukan tanpa alasan kopi dan teh probiotik dikembangkan dua kandidat doktor di NUS ini. Professor Liu Shao Quan yang membimbing project mereka mengatakan kopi dan teh adalah minuman paling populer di dunia.

Baru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan PencernaanBaru! Kopi dan Teh Probiotik yang Sehatkan Pencernaan Foto: Next Shark

"Keduanya juga merupakan minuman nabati. Kopi dan teh bisa bertindak sebagai 'kendaraan' yang sempurna untuk membawa dan mengirimkan probiotik pada peminumnya," tambah professor Liu Shao Quan.

Saat ini pihak NUS sudah mengajukan paten untuk kopi probiotik. Mereka juga berencana menjadikannya produk komersial. Sementara itu Chan dan Rui terus menyempurnakan kedua minuman sehat tersebut.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Minum Kopi yang Lebih Sehat, Coba Yuk!

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com