Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan

Riska Fitria - detikFood Selasa, 12 Jan 2021 08:00 WIB
Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan Foto: iStock
Jakarta -

Bagi kami pecinta seafood bisa mengandalkan diet yang satu ini. Dikenal dengan sebutan diet pescatarian yang efektif menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

Ada banyak diet yang dapat membantu seseorang untuk menurunkan berat badan. Salah satu yang unik adalah diet pescatarian atau disebut juga diet seafood. Duet ini menjalankan pola makan vegetarian dan menggabungkan seafood.

Sebab banyak orang yang menjalankan pola makan vegetarian, tetapi banyak juga yang menambahkan ikan atau seafood untuk menu makan harian. Asupan nutrisinya terfokuskan pada lemak sehat dan protein.

Untuk merasakan khasiat menurunkan berat badan, ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang diet pescatarian. Mulai dari jenis makanan, cara melakukan, kelebihan hingga kelemahan diet.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 fakta tentang diet pescatarian atau diet seafood.

1. Apa Itu Diet Pescatarian?

Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat BadanMengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan Foto: iStock

Diet pescatarian dapat dicoba untuk menurunkan berat badan. Diet ini diciptakan pada awal tahun 1990-an. Kata 'Pescetarian' sendiri terdiri dari dua kata, yaitu 'pesce' dan 'vegetarian', lapor Healthline (10/03/17).

Diet Pescatarian dapat diartikan sebagai pola makan vegetarian tetapi masih makan aneka seafood. Pola makan dalam diet ini fokus pada biji-bijian, kacang-kacangan, polong-polongan, lemak sehat dan protein utama.

Asupan protein tersebut didapatkan dari seafood. Selain itu, jenis diet ini juga disebut rendah kalori. Itulah yang membuat jenis diet ini memudahkan seseorang untuk memangkas bobot tubuhnya.

Baca Juga : Perusahaan Ini Ciptakan Ikan Tuna Vegan Berbahan Kacang-kacangan

2. Makanan yang Boleh dan Dilarang untuk Dikonsumsi

Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat BadanMengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan Foto: iStock

Seperti yang telah disebutkan bahwa diet pescatarian merupakan pola makan vegetarian dengan masih mengonsumsi seafood. Tak hanya itu, jenis diet ini juga memperbolehkan mengonsumsi telur atau susu meski dari produk hewani.

Beberapa makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah sayuran hijau dan buah-buahan seperti paprika merah, kuning, oranye, terong, jagung, blueberry, kiwi dan lainnya.

Kacang-kacangan atau biji-bijian seperti lentil, tahu, hummus, selai kacang, chia. Produk susu seperti susu utuh, yoghurt, keju dan telur juga diperbolehkan.

Sementara makanan yang dilarang adalah makanan utuh dari produk hewani, seperti daging sapi, kambing, babi, domba, ayam, unggas dan lainnya yang sejenis.

3. Tips Melakukan Diet Pescatarian

Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat BadanMengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan Foto: iStock

Selain memilih jenis-jenis makanan yang telah ditentukan, metode memasak juga penting. Hindari memasak dengan cara digoreng. Sebagai gantinya, kamu bisa memasak dengan cara memanggang, mengukus atau menumis yang lebih rendah lemak.

Kemudian perhatian juga seafood yang dibeli. Pastikan menyimpan dengan benar agar menjaga kesegarannya. Seafood kalengan atau kemasan agaknya bisa dipilih untuk persediaan di rumah.

Perlu diketahui bahwa diet pescatarian aman untuk dilakukan oleh seseorang dengan kondisi kesehatan seperti mengidap diabetes, penyakit celiac hingga penyakit jantung, lapor Verrywellfit (16/12/20)

Namun, kembali lagi untuk selalu berkonsultasi sebelum melakukan diet jenis ini. Terutama bagi orang yang mengidap penyakit seperti yang disebutkan agar bisa mendapatkan campuran nutrisi yang tepat.

4. Kelebihan Diet Pescatarian

Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat BadanMengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan Foto: iStock

Diet pescatarian memiliki banyak kelebihan, baik untuk kesehatan tubuh atau untuk lingkungan. Bagi kesehatan tubuh, jenis diet ini mengurangi risiko obesitas dan penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.

Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang mengubah pola makan nabati dapat memperoleh berat badan paling sedikit. Hal ini mengurangi bahwa mengonsumsi hewani mungkin baik untuk kesehatan.

Sementara untuk masalah lingkungan, jenis diet ini baik karena memelihara ternak menimbulkan biaya lingkungan yang tinggi. Menurut PBB, beternak dapat menyumbang 16% dari semua emisi karbon buatan manusia.

Ada juga kelebihan pada segi etis yang menjadi alasan mengapa orang memilih menjadi vegetarian dan menjalani diet ini. Hal tersebut berkaitan dengan pembantaian pada hewan-hewan.

5. Kelemahan Diet Pescatarian

Mengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat BadanMengenal Pescatarian, Diet Seafood untuk Menurunkan Berat Badan Foto: iStock

Diet ini disebut juga dengan sebutan diet seafood. Nah dari aneka pilihan seafood tersebut munculah kelemahan menjalani diet. Mengingat seafood rawan tercemar merkuri atau zat berbahaya lainnya.

Dalam hal ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat merekomendasikan bahwa anak-anak dan wanita usia subur seperti wanita hamil dan menyusui untuk menghindari ikan tilefish, ikan todak, hiu dan king mackerel.

Selain itu, juga harus membatasi tuna albacore dan sirip kuning. Sementara tuna ringan memiliki kandungan merkuri lebih rendah dan boleh dimakan 2 hingga 3 porsi dalam seminggu.

Baca Juga : Kontaminasi Merkuri pada Ikan Meningkat di Seluruh Dunia

(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com