7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik

Diah Afrilian - detikFood Selasa, 05 Jan 2021 08:00 WIB
7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik Foto: Getty Images/iStockphoto/digitalskillet
Jakarta -

Gula memiliki efek buruk untuk tubuh, terutama untuk mereka yang intoleransi. Kenali 7 gejala tubuh ketika tidak bisa mencerna gula dengan baik.

Gula sering digunakan sebagai penambah rasa manis, baik pada makanan atau pun minuman. Di balik rasa manis yang dihasilkan oleh gula, ada efek buruk untuk tubuh akibat konsumsi gula.

Beberapa orang mungkin saja mengalami intoleransi terhadap beberapa bahan makanan. Intoleran bahan makanan terjadi ketika tubuh tidak bisa menerima asupan makanan, kandungan atau komposisi yang terkandung dalam makanan tersebut.

Banyak jenis intoleransi bahan makanan yang umum dialami oleh beberapa orang. Misalnya kafein, karbohidrat bahkan beberapa orang mengalami intoleransi pada gula.

Berikut ini 7 tanda tubuh tidak bisa mencerna gula dengan baik, seperti dikutip dari Brightside:

1. Kram Perut

Dalam banyak kasus, beberapa orang memiliki masalah pencernaan dan salah satu penyebabnya merupakan tanda tubuh memiliki intoleransi. Kram perut yang dirasakan setelah makan makanan yang manis dapat menandakan tubuh memiliki intoleransi terhadap gula.

Meskipun buah dan sayuran makanan yang sehat, tetapi kandungan yang ada di dalamnya bisa saja menyebabkan tanda-tanda intoleransi. Perlu diperhatikan, kram perut tidak menjadi satu-satunya gejala seseorang intoleran terhadap bahan makanan. Biasanya akan ada gejala-gejala lain yang menyertai.

2. Mual

mual7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik Foto: shutterstock

Selain kram, mual dan pusing dapat menjadi gejala lain yang menandakan tubuh intoleran terhadap kandungan atau bahan makanan. Makanan lain yang sering mengandung gula secara tersembunyi adalah camilan manis, camilan asin, dan saus.

Untuk mencegah terjadinya intoleran bahan makanan yang lebih parah, biasakan untuk selalu memeriksa kandungan dan komposisi bahan pada kemasan makanan yang dibeli. Perhatikan baik-baik kandungan dan komposisinya. Sebisa mungkin hindari bahan makanan yang sudah diketahui tidak dapat ditoleransi oleh tubuh.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Alergi Makanan dan Intoleransi Makanan pada Anak

3. Perut Kembung

Kram dan mual sering disertai oleh gejala intoleransi lain yaitu kembung. Meskipun sangat umum untuk merasa kembung setelah makan beberapa jenis makanan atau makanan besar, tetap perlu berhati-hati khususnya terhadap gula.

Pemanis buatan atau dalam bentuk lain sebenarnya adalah produk lain yang menyembunyikan gula. Misalnya seperti sirup agave dan jagung, molase, gula merah, dan bahkan madu.

4. Perut Penuh Gas

Makan terlalu cepat dan menelan banyak udara selama proses makan mungkin dapat menyebabkan perut bergas juga. Jika merasa ingin bersendawa, ini bisa menjadi gejala adanya gangguan intoleransi terhadap bahan makanan.

Namun jika gejala perut bergas yang dirasakan adalah gejala yang umum dan bukan yang baru terjadi, ini menjadi tanda bahwa harus lebih memerhatikan asupan makanan. Produk yang mengandung laktosa biasanya dapat menjadi pengganggu pencernaan yang dapat memberi tubuh masalah dan menyebabkan gas berlebihan.

5. Menginginkan Makanan Manis

7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik Foto: Getty Images/iStockphoto/digitalskillet

Satu indikator lagi yang bahkan mungkin terasa membingungkan adalah ingin makan makanan tertentu. Orang dengan intoleransi terhadap karbohidrat dan gula mungkin menginginkan makanan manis lebih dari biasanya.

Namun, bisa jadi ada alasan lain menginginkan makanan yang manis. Salah satunya adalah perubahan hormon atau kurangnya nutrisi tertentu dalam tubuh.

6. Mengantuk Setelah Makan

Jika merasa ngantuk setelah makan makanan penuh karbohidrat, ini mungkin gejala lain bahwa tubuh tidak menerima karbohidrat dengan baik. Tubuh akan bekerja sangat keras dalam mencerna karbohidrat yang sulit diterima dengan baik dan menyebabkan kelelahan berlebih.

Selain itu, rasa mengantuk setelah makan juga mungkin dikombinasikan dengan gejala seperti rasa lemas, kelelahan, perubahan suasana hati, atau bahkan sakit kepala. Maka harus berhati-hati ketika merasakan gejala tersebut setelah mengonsumsi karbohidrat atau gula.

7. Merasa Cemas

7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik7 Gejala Tubuh Ketika Tidak Bisa Mencerna Gula dengan Baik Foto: Getty Images/iStockphoto/digitalskillet

Secara umum, mengkonsumsi produk tinggi gula dapat dikaitkan dengan timbulnya stres. Namun, kamu mungkin mulai merasa cemas bahkan jika makan sedikit gula karena tubuh memiliki masalah saat mencernanya.

Sebenarnya, untuk mengetahui tubuh intoleran terhadap sukrosa atau tidak bisa dengan tes sederhana yang dilakukan di rumah. Pertama, larutkan 4 sendok makan gula putih dalam 118 ml air dan kemudian minum campuran itu dalam kondisi perut kosong. Jika setelah 4 jam gejala seperti kembung, gas, dan diare terjadi, ini mungkin merupakan tanda intoleransi gula.

Baca Juga: Kenali 4 Jenis Penyakit Intoleransi pada Makanan Ini

(adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com