Kalori Tempe Goreng dan Manfaatnya untuk Pencernaan

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 29 Des 2020 09:00 WIB
Resep tempe goreng Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Kalori tempe goreng bisa aman asalkan dipadukan dengan sayur bening atau beberapa lauk lain yang minim minyak.

Tempe terbuat dari kacang kedelai yang telah difermentasi atau dipecah oleh mikroorganisme. Sama seperti sumber protein nabati lainnya. Tempe mengandung protein, vitamin dan mineral namun rendah sodium dan karbohidrat.

Tiap 100 gram tempe mengandung 201 kkal, 20,8 gr protein, 8,8 gr lemak, 13,5 gr karbohidrat dan 1,4 gr serat.

Dalam satu porsi tempe atau 2 potong sedang yang digoreng tanpa tepung memiliki berat sekitar 50 gr mengandung 164 kalori dan 11 gr lemak. Sedangkan 50 gr tempe yang digoreng dengan 1 sendok teh tepung memiliki 182 kalori dan 11 gr lemak.

aneka tempe goreng renyah gurihaneka tempe goreng renyah gurih Foto: Instagram

Tempe juga mengandung prebiotik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi peradangan.

Fermentasi adalah proses yang melibatkan pemecahan gula oleh bakteri dan ragi. Melalui fermentasi, asam fitat yang ditemukan dalam kedelai dipecah, lalu membantu meningkatkan pencernaan dan penyerapan.

Makanan fermentasi yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung probiotik, yang merupakan bakteri menguntungkan yang dapat memberikan manfaat kesehatan saat dimakan.

Namun, tempe tampaknya kaya akan prebiotik-jenis serat yang meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan dalam sistem pencernaan Anda.

Studi telah menemukan bahwa prebiotik meningkatkan pembentukan asam lemak rantai pendek di usus besar. Ini termasuk butyrate yang merupakan sumber energi utama untuk sel-sel yang melapisi usus besar Anda.





Simak Video "Selain Kedelai, Tempe Juga Bisa Dibuat dari Beragam Biji-bijian"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com