9 Cara Turunkan Berat Badan yang Didukung Riset Ilmiah

Diah Afrilian - detikFood Senin, 21 Des 2020 08:00 WIB
diet Foto: shutterstock

4. Konsumsi Protein Saat Sarapan

Protein dapat mengatur hormon nafsu makan untuk membantu merasa kenyang. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan hormon kelaparan ghrelin dan kenaikan hormon kenyang peptida YY, GLP-1, dan cholecystokinin.

Penelitian pada orang dewasa juga menunjukkan bahwa efek hormonal makan sarapan tinggi protein dapat berlangsung selama beberapa jam. Pilihan yang baik untuk sarapan berprotein tinggi bisa dengan telur, gandum, biji-bijian, sarden, dan puding chia seed.

5. Mengurangi Gula dan Karbohidrat Olahan

Bikin Roti Bakar Renyah dengan Modal Wajan Anti Lengket9 Cara Turunkan Berat Badan yang Didukung Riset Ilmiah Foto: Getty Images/iStockphoto/baibaz

Pola makan dengan tinggi gula tambahan memiliki hubungan dengan obesitas. Karbohidrat olahan adalah makanan olahan berat yang tidak lagi mengandung serat dan nutrisi lainnya. Ini termasuk nasi putih, roti, dan pasta.

Makanan seperti ini akan cepat dicerna dan berubah menjadi glukosa. Kelebihan glukosa pada darah dapat meningkatkan hormon insulin yang meningkatkan penyimpanan lemak di jaringan adiposa. Ini akan berpengaruh besar pada kenaikan berat badan.

6. Konsumsi Beragam Serat

Serat makanan merupakan karbohidrat nabati yang tidak mungkin dicerna di usus kecil tidak seperti gula dan pati. Banyak serat dalam makanan yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan berpotensi menyebabkan penurunan berat badan.

Mulai mengganti makanan dengan serat utuh akan lebih efektif untuk turunkan berat badan. Makanan dengan serat utuh misalnya gandum utuh, pasta gandum utuh, roti gandum utuh, buah dan sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Minum Kopi Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com