3 Cara Makan Salad Ini Membuat Salad Jadi Tak Sehat

Diah Afrilian - detikFood Sabtu, 28 Nov 2020 09:30 WIB
3 Cara Makan Salad Ini Membuat Salad Jadi Tak Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto/gjohnstonphoto
Jakarta -

Karena memakai bahan makanan segar, salad dipercaya sebagai makanan sehat. Tetapi ada cara-cara makan salad yang justru membuat salad jadi tak sehat.

Saat menyebut makanan sehat yang pertama kali terbayang adalah salad. Salad dikenal sebagai makanan sehat yang sederhana dan mudah untuk dibuat. Karena hanya memakai bahan segar tanpa dimasak.

Salad menjadi makanan yang lebih sehat dibanding daging dan kentang.

"Ketika berkaitan dengan diet orang-orang akan berpikir makanan rendah lemak menjadi makanan yang tepat. Mereka akan berpikir bahwa salad juga makanan rendah lemak," ungkap Jamie Hickey seorang ahli gizi, seperti dilansir dari Mashed (25/11).

Banyak mitos salah terkait makanan sehat dipercayai orang sebagai pola makan yang sehat. Tidak semua bahan racikan salad tergolong makanan sehat.

Berikut ini beberapa kesalahan saat mengonsumsi salad yang dapat membuat salad justru tak menyehatkan.

1. Memesan Salad dari Restoran

3 Cara Makan Salad Ini Membuat Salad Jadi Tak Sehat3 Cara Makan Salad Ini Membuat Salad Jadi Tak Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto/gjohnstonphoto

Salad yang disediakan di restoran belum tentu racikan salad yang sehat. Salad seharusnya mengandung sayuran dan saus dari bahan-bahan rendah lemak.

Sementara racikan salad yang ada di kebanyakan restoran justru mengandung lebih banyak daging, keju dan makanan tinggi lemak lainnya. Bahan-bahan ini justru bikin racikan salad tidak sehat.

Salad seharusnya menjadi makanan yang terbuat dari bahan-bahan rendah kalori seperti sayuran dan minyak zaitun. Salad yang masih mengandung cukup banyak kalori tidak bisa sepenuhnya dikatakan sebagai makanan sehat.

Baca Juga: 20 Salad Buah dan Sayur Segar Ada di Sini

2. Menambahkan Bahan yang Salah

3 Cara Makan Salad Ini Membuat Salad Jadi Tak Sehat3 Cara Makan Salad Ini Membuat Salad Jadi Tak Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto/gjohnstonphoto

Tujuan membuat salad sendiri agar bisa mengetahui dengan baik bahan yang diracik. Tetapi ada kesalahan yang kerap dilakukan saat membuat salad di rumah. Salah satunya menggoreng bahan makanan berprotein dengan minyak. Seperti ayam atau sosis.

Kebanyakan orang mengira titik berat salad hanya ada pada sayuran dan sausnya. Penambahan bahan ternyata menjadi salah satu yang juga penting untuk diperhatikan.

Hindari menambahkan daging merah dan makanan tinggi lemak dalam membuat salad. Tetapi mengganti dengan daging ayam yang dimasak atau diolah menggunakan minyak sama saja tidak akan efektif.

3. Memilih Saus yang Salah

perbedaan vinaigrette dan salad dressingSaus salad. Foto: Getty Images

Bukan hanya sayuran dan bahan-bahan tambahan lainnya. Memilih saus untuk salad ternyata tidak bisa sembarangan. Bukan hanya sekadar minyak zaitun atau mayonnaise. Pilihan saus yang salah akan merusak keseluruhan nutrisi salad.

Salad seharusnya mengandung tidak lebih dari 75 kalori per satu sendok makan. Banyak kesalahan dalam memilih saus untuk salad yang bahkan bisa menambahkan hingga sekitar 300 - 450 kalori.

Racik saus salad dari minyak zaitun murni (extra virgin olive oil) dengan tambahan sedikit rempah dan sedikit garam agar rasanya lebih enak. Studi menunjukkan nutrisi dari sayuran segar bisa diserap tubuh dengan baik bersama dengan tambahan minimal 6 gram lemak.

Baca Juga: 5 Jenis Salad yang Sebaiknya Dipesan dan Dihindari di Restoran



Simak Video "Bikin Pizza Nggak Ribet, Pakai Roti Tawar!"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com