Teh Hitam dan Teh Hijau, Mana yang Lebih Sehat?

Yenny Mustika Sari - detikFood Minggu, 25 Okt 2020 05:00 WIB
Teh hitam Foto: iStock
Jakarta -

Teh hitam dan teh hijau memiliki banyak manfaat kesehatan. Tapi, kedua jenis teh ini punya karakteristik berbeda. Mana yang lebih sehat?

Teh merupakan minuman yang terbuat dari bagian daun, pucuk daun, dan tangkai tanaman Camellia Sinensis. Tanaman ini dikeringkan lalu nantinya diseduh dengan air panas agar bisa dinikmati sebagai teh.

Teh yang umum diminum ada 4 jenis. Keempatnya adalah teh hitam, oolong, teh hijau, dan teh putih. Di Indonesia sendiri, teh hitam dan teh hijau jadi primadona.

Kedua jenis teh ini punya karakteristik yang berbeda. Bisa langsung dilihat dari warnanya. Kalau teh hijau warnanya hijau kekuningan, sedangkan teh hitam warnanya cokelat pekat.

Teh umum dikonsumsi karena memiliki manfaat kesehatan. Bisa digunakan untuk membuat tubuh lebih rileks, tenang, dan meredakan flu.

Berikut 5 perbedaan teh hitam dan teh hijau:

1. Nutrisi Teh Hitam

Teh hitamTeh hitam Foto: iStock

Teh hitam adalah salah satu minuman yang terbuat dari tanaman Camellia Sinensis. Warnanya cokelat pekat karena termasuk jenis teh yang paling teroksidasi dibandingkan dengan teh oolong, teh hijau, dan teh lainnya.

Teh hitam sangat populer di kalangan pencinta teh karena rasanya yang pekat. Zaman dulu teh hitam ini banyak digunakan sebagai media pengobatan karena mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh.

Dilansir dari Healthifyme (17/2), dalam 1 cup teh hitam (150 ml) mengandung nutrisi di antaranya ada 2,4 kalori, 0,4 gram karbohidrat, 0,1 gram serat, dan 0,1 gram protein.

Teh hiam juga dipercaya mengandung zat antioksidan dan kafein yang tinggi. Sekitar 20 mg kafein per 100 gram teh hitam.

Baca Juga: Minum Teh Hitam Saat Sarapan? Ini Manfaat Sehat dan Cara Seduhnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Nikmat Aroma Khas Teh Anggrung yang Sudah Mendunia"
[Gambas:Video 20detik]