Minum Teh Bisa Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasan Ahli

Yenny Mustika Sari - detikFood Minggu, 11 Okt 2020 05:00 WIB
Minum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasannya Foto: iStock
Jakarta -

Teh jadi salah satu minuman dengan sejuta manfaat sehat, namun minum teh ternyata bisa sebabkan sakit kepala. Ini kata ahli.

Teh merupakan minuman yang terbuat dari pucuk daun dan tangkai daun tanaman Camellia sintensis yang dikeringkan. Untuk menikmatinya, teh harus diseduh dengan air panas.

Jenisnya beragam, seperti teh hitam, oolong, teh hijau, atau teh putih. Seperti kopi, teh juga mengandung zat kafein.

Teh juga ada yang terbuat dari beragam jenis bunga, kerap juga dikenal dengan tisane. Seperti teh camomile, teh bunga telang, teh kembang sepatu, dan lainnya.

Ada juga jenis teh herbal yang terbuat dari daun tanaman lain ataupun rempah. Seperti teh daun kelor, teh ginkgo biloba, teh kunyit, teh jahe, hingga teh gingseng.

Baca Juga: Sering Minum Teh Saat Lockdown Bahayakan Kesehatan, Ini Kata Ahli

Mengonsumsi teh memiliki banyak manfaat sehat seperti membuat tubuh rileks, membangkitkan energi, hingga sehatkan jantung.

Namun beberapa orang ada yang justru pusing usai minum teh. Kenapa ya?

Minum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini PenjelasannyaMinum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasannya Foto: iStock

Dikutip dari Well and Good (30/4), Tania Elliot Dokter selaku dokter spesialis alergi dan imunologi di Amerika Serikat, menjelaskan penyebabnya.

"Teh dapat menyebabkan sakit kepala terutama karena kandungan kafein di dalamnya," kata Tania Elliot.

Ia juga menjelaskan, konsumsi teh yang kafeinnya tinggi seperti teh hitam atau hijau bisa menyebabkan sakit kepala. Seperti halnya kalau terlalu banyak minum kopi.

Kafein terlalu banyak ternyata tak baik bagi kesehatan tubuh. Bisa mempersempit pembuluh darah di sekitar otak yang pada akhirnya menyebabkan pusing.

Tania juga membeberkan secara signifikan jenis teh yang bisa memicu sakit kepala atau migrain. Adalah teh ginkgo biloba, gingseng, dan St. John's wort. Apalagi kalau Anda mengonsumsi teh tersebut setelah minum obat sakit kepala.

"Alasannya karena herbal tersebut dapat mengganggu metabolisme obat migrain tertentu sehingga kurang efektif," ujarnya.

Rachelle Robinett seorang herbalis turut menjelaskan kalau ada beberapa jenis teh yang kandungannya dapat menyebabkan reaksi histamin dalam tubuh. Reaksi histamin ini dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain.

Minum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini PenjelasannyaMinum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasannya Foto: iStock

"Teh rasa jeruk memiliki histamin yang tinggi, jadi kalau sedang sakit kepala mungkin kalian bisa menghindari konsumsi teh jenis itu," ujar Robinett.

Robinett menekankan tak ada salahnya mengonsumsi teh karena baik dikonsumsi. Hanya saja untuk orang yang sering mengeluhkan sakit kepala, sebaiknya pilih teh yang kafein dan histaminnya rendah.

Minum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini PenjelasannyaMinum Teh Bikin Sakit Kepala? Ini Penjelasannya Foto: iStock

Menurut Robinett, teh yang baik dikonsumsi agar tak sering sakit kepala adalah teh jelatang, teh kunyit, chamomile, dan teh daun kelor. Karena jenis teh tersebut rendah kafein dan histamin.

Konsumsi per harinya juga perlu diperhatikan. Menurut sebuah penelitian, sebaiknya mengonsumsi teh sebanyak 4-6 cangkir per hari. Bisa berdampak pada penurunan berat badan, kesehatan tulang, dan mencegah kanker, seperti dilansir Tea Guardian (10/10).

Baca Juga: Terlalu Banyak Minum Teh, Bisa Bikin Sakit Kepala hingga Mual



Simak Video "Nikmat Aroma Khas Teh Anggrung yang Sudah Mendunia"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)