7 Minuman Rendah Kalori yang Sehat dan Cocok untuk Diet

Lusiana Mustinda - detikFood Minggu, 20 Sep 2020 07:00 WIB
Infused water Minuman rendah kalori. Foto: Istimewa
Jakarta -

Beberapa makanan dan minuman mengandung kadar gula yang tinggi. Tingginya gula membuat kalori berlebihan yang juga pada akhirnya dapat menyebabkan lonjakan gula darah di dalam tubuh. Sehingga jika ingin berdiet, sebaiknya pilihlah minuman yang rendah kalori.

Minuman rendah kalori yang sehat tidak hanya cocok dikonsumsi bagi kamu yang diet. American Diabetes Association juga menyarankan penderita diabetes untuk memilih minuman rendah kalori atau nol kalori.

Mengonsumsi minuman berkalori tinggi dapat menyebabkan kegemukan jika tidak diimbangi dengan olahraga teratur. Perlu dicatat, kebutuhan kalori per hari untuk wanita ialah sekitar 1.800-2.000 kalori dan untuk pria 2.000-2.500 kalori.

Berikut beberapa minuman rendah kalori untuk diet:

1. Air Putih

Air putih tidak mengandung protein, lemak ataupun karbohidrat sehingga tidak mengandung kalori. Air putih juga dapat menghidrasi tubuh dan memiliki manfaat yang sangat besar. E Times melaporkan air putih dapat membantu mengangkut energi yang dipecah dari makanan ke sel-sel dalam tubuh. Jadi meskipun air tidak memiliki kalori, air tetap dapat membawa kalori yang diperoleh tubuh ke semua organ di dalam tubuh.

Selain itu, air putih juga dapat membantu membuang limbah dari tubuh, menyaring racun di ginjal dan membakar lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

2. Air Kelapa

Air dari bagian tengah kelapa hijau muda atau air kelapa merupakan alternatif minuman rendah kalori yang menyegarkan. Air kelapa mengandung elektrolit yang sangat baik dikonsumsi setelah sesi olahraga. Air kelapa juga mengandung kalium dan kalori yang lebih sedikit dibandungkan dengan minuman olahraga biasa.

3. Teh Hijau

Teh hijau masuk dalam salah satu daftar minuman rendah kalori. Teh hijau sangat pas dinikmati saat pagi hari agar membuat tubuh semakin rileks. Teh hijau yang dibuat tanpa gula mengandung nol kalori. Teh ini juga dapat meningkatkan metabolisme. Selain itu, teh hijau juga mengandung kafein dan katekin yaitu antioksidan alami yang dikatakan dapat meningkatkan pengeluaran energi dan membakar lemak.

4. Jus Segar

Tidak hanya berfungsi untuk hidrasi, jus segar juga dapat memberikan dorongan energi yang cepat. Jus segar yang dibuat dengan sayuran dan buah tertentu mengandung vitamin dan mineral. Kamu bisa membuat jus buah dengan campuran sayuran hijau seperti seledri, pokcoy atau timun dengan beberapa perasan jeruk lemon untuk memberikan sensasi segar.

5. Kopi

Kopi hitam hanya memiliki 2 kalori per cangkir. Asalkan mengonsumsi kopi tanpa menambahkan gula ataupun krimer serta susu. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir per hari memiliki tingkat risiko terkena diabetesnya sangat rendah.

6. Susu Rendah Lemak

Minuman rendah kalori selanjutnya adalah susu rendah lemak. Susu merupakan sumber protein, vitamin D dan juga kalsium. Susu tidak hanya berguna untuk membangun otot tetapi juga menjaga tulang tetap kuat. Memilih susu rendah lemak atau skim milk dapat memberikan manfaat bagi tubuh termasuk menjaga berat badan.

7. Infused Water

Infused water merupakan minuman rendah kalori yang dibuat dengan air putih kemudian dicampurkan dengan beberapa potongan buah. Infused water memiliki kandungan nol kalori, yang membedakan infused water dengan air putih hanyalah sensasi rasa dari potongan buah. Sehingga diharapkan orang yang kurang mengonsumsi air putih akan terbantu dengan menikmati infused water karena rasanya lebih nikmat.

Untuk menikmati minuman rendah kalori seperti infused water sebaiknya siapkan di malam hari dan besok paginya sudah diminum untuk dihabiskan.



Simak Video "Duel Minuman Boba Ekonomis, Antara Keluarga Vs Masa Lalu"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)