Ladies, Konsumsi 7 Makanan Ini Bisa Bikin Vagina Bau!

Riska Fitria - detikFood Minggu, 13 Sep 2020 08:00 WIB
peterseli dimasukin ke vagina Foto: iStock
Jakarta -

Aroma tidak sedap pada area kewanitaan sangat mengganggu. Karenanya, hindari konsumsi berlebih beberapa makanan yang buruk untuk vagina ini.

Vagina yang berbau disebabkan oleh beberapa faktor, seperti siklus menstruasi, keringat, hingga kebersihan vagina itu sendiri. Selain itu, makanan yang diasup juga bisa memengaruhi bau pada area kewanitaan. Karena makanan tersebut mengandung senyawa yang bisa meningkatkan jamur di vagina.

Jamur bisa menyebabkan aroma tak sedap. Bukan hanya itu, jika tak terkendali jamur pada vagina bisa berdampak infeksi atau penyakit menular seksual yang lebih serius. Karenanya penting untuk mengatur porsi pada makanan dan minuman ini.

Dilansir dari Cle (30/01) dan berbagai sumber berikut 7 jenis makanan yang memicu aroma tak sedap pada vagina.

1. Bawang

Manfaat Sehat Bawang BombaiBawang bisa menyebabkan aroma menyengat di area vagina Foto: iStock

Bawang merupakan makanan yang buruk untuk vagina. Mengonsumsi bawang dapat berpotensi memengaruhi aroma vagina. Menurut Dr Nicole Scott selaku spesialis Obgyn di IU Health bawang dapat mengubah susunan bakteri yang ada di vagina, sehingga menyebabkan aroma menyengat.

Baca Juga : Cegah Miss V Kering dengan Konsumsi 5 Makanan Enak Ini

2. Kopi

5 Tips Menikmati Es Kopi Susu Kekinian yang Lebih SehatKopi dapat menyebabkan aroma menyengat di area vagina Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

Kopi banyak disukai karena efeknya yang dapat membangkitkan energi. Namun, di samping itu mengonsumsi kopi berlebihan bisa menyebabkan vagina beraroma menyengat. Hal tersebut juga diungkap oleh penelitian di Oregon State University. Menurut mereka, mengonsumsi kopi yang berlebihan dapat meningkatkan ragi yang menyebabkan bau pada vagina.

3. Gorengan

Pedagang GorenganGorengan dapat menyebabkan aroma menyengat di area vagina Foto: Vadhia Lidyana

Bukan rahasia lagi bahwa gorengan adalah makanan yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Mengonsumsi gorengan bisa merusak nilai pH vagina. Lebih lanjut, gorengan mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi. Menurut beberapa penelitian, lemak tersebut menyebabkan risiko infeksi yang lebih tinggi. Seperti vaginosis bakterial yang nantinya bisa meningkatkan risiko infeksi klamidia, atau infeksi menular seksual.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3