7 Makanan Tinggi Lemak Ini Justru Bisa Turunkan Berat Badan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 08 Agu 2020 06:00 WIB
Grilled striploin sliced steak on cutting board over stone table Foto: iStock
Jakarta -

Makanan tinggi lemak sering dihindari pelaku diet. Namun tak semua makanan tinggi lemak buruk, ada beberapa jenis yang justru bisa bantu turunkan berat badan.

Selama ini banyak orang meyakini kalau mau hidup sehat harus menghindari asupan lemak. Makanan tinggi lemak lantas mendapat persepsi negatif karena dianggap bisa memicu ragam penyakit seperti obesitas, jantung, hingga diabetes.

Memang benar makanan tinggi lemak membahayakan kesehatan, namun lemak yang dimaksud adalah lemak trans atau lemak nabati terhidrogenasi. Dua jenis lemak ini biasa ditemukan pada makanan cepat saji (junk food).

Lain halnya dengan lemak sehat. Lemak ini diperlukan tubuh untuk menyerap vitamin A, D, E, dan K, membantu produksi hormon, menghasilkan rasa kenyang, hingga mendorong kemampuan tubuh membakar lemak.

"Jangan takut dengan lemak," kata ahli gizi Susie Rucker seperti dikutip dari Asia One (7/8). Ia menyarankan konsumsi lemak sehat yang terkandung alami di dalam makanan nonolahan.

Berikut 7 makanan tinggi lemak yang bagus dikonsumsi sehari-hari dan bisa menurunkan berat badan asal konsumsinya tak berlebih.

1. Alpukat

Manfaat makan alpukat tiap hariFoto: Getty Images/iStockphoto/serezniy

Alpukat terkenal sebagai buah creamy dengan kandungan lemak tinggi. Alpukat banyak dihindari pelaku diet karena disebut bikin gemuk. Padahal alpukat mengandung lemak sehat berupa lemak tak jenuh tunggal.

Jenis lemak ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan termasuk lama dicerna. Hasilnya kamu akan merasa kenyang lebih lama usai memakannya dan terhindar dari keinginan ngemil berlebih.

Baca Juga: Jangan Dihindari, Lemak Punya 12 Khasiat Sehat Ini

2. Daging sapi
Makanan tinggi lemak yang juga tergolong sehat adalah daging sapi. Kalau ada pilih jenis "grass-fed" yang berarti sapi hanya diberi pakan rumput semasa hidup.

Daging sapi ini mengandung asam lemak omega 6 yang disebut CLA (conjugated linoleic acid). Penelitian di Skandinavia menemukan CLA bisa 'melawan' lemak, khususnya lemak yang membandel di bagian tengah tubuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Manis Gurih Tongseng Wagyu dan Sumsum Tulang"
[Gambas:Video 20detik]