Makan Tempe Mentah Lebih Menyehatkan, Apa Benar?

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 10 Jun 2020 09:00 WIB
Tempe Foto: Getty Images/iStockphoto/BanarTABS
Jakarta -

Makan tempe mentah disebut lebih sehat karena proteinnya terjaga. Namun apakah tempe mentah aman dimakan? Seperti apa cara terbaik mengonsumsi produk fermentasi ini?

Tempe adalah produk makanan fermentasi kebanggaan Indonesia yang kini mendunia. Tempe jadi asupan protein nabati andalan banyak orang, terutama para vegetarian. Tempe kini banyak diproduksi dan dijual di luar negeri.

Tempe atau tempeh memiliki cita rasa gurih khas yang enak. Teksturnya juga lembut sehingga mudah dinikmati semua kalangan. Untuk mengolahnya, tempe bisa dijadikan beragam sajian, mulai dari yang tradisional seperti pepes sampai dijadikan topping salad.

Namun dalam konsumsinya, ada anggapan yang beredar kalau tempe mentah lebih bagus untuk kesehatan. Benarkah hal ini? Apakah ada perbedaan jauh antara nilai gizi tempe mentah dengan tempe yang diolah?

detikFood (9/6) merangkum informasi seputar konsumsi tempe mentah seperti berikut.

1. Klaim makan tempe mentah lebih sehat

TempeTempe Foto: Getty Images/iStockphoto/BanarTABS

Dalam mengonsumsi tempe, beberapa orang meyakini tempe lebih sehat saat dimakan dalam keadaan mentah. Apalagi pada dasarnya tempe sering disebut sebagai salah satu makanan paling sehat di dunia.

Saat makan tempe mentah, beberapa orang langsung memakannya begitu saja seperti camilan. Tapi ada juga yang menggunakan tempe mentah sebagai bahan campuran smoothies atau topping salad.

Mereka meyakini saat makan tempe mentah, nilai-nilai gizinya lebih terjaga. Misalnya protein yang tetap awet karena tidak hilang akibat proses memasak. Tempe mentah juga diklaim bisa sehatkan pencernaan dan atasi penyakit maag.

Baca Juga: Apa Saja Kandungan Nutrisi Tempe Kedelai dan Tempe Bongkrek?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Tradisi Nimung Rame, Bentuk Syukur Masyarakat di Pulau Sumbawa "
[Gambas:Video 20detik]