8 Jenis Protein Nabati yang Cocok untuk Vegetarian dan Vegan

Virgina Maulita Putri - detikFood Senin, 28 Okt 2019 07:30 WIB
8 Jenis Protein Nabati yang Cocok untuk Vegetarian dan Vegan Foto: ABC Australia 8 Jenis Protein Nabati yang Cocok untuk Vegetarian dan Vegan Foto: ABC Australia
Jakarta - Salah satu kekhawatiran yang dihadapi seseorang ketika ingin menjadi vegetarian atau vegan adalah kekurangan asupan protein. Padahal fungsi protein sangat penting untuk meningkatkan kekuatan otot.

Selain itu, protein juga memiliki sifat yang bisa membuat perut merasa cepat kenyang sehingga membantu menurunkan berat badan. Sebagai vegetarian dan vegan, kalian tidak perlu khawatir karena walau tidak lagi bisa mengonsumsi protein hewani, kalian tetap bisa mengonsumsi protein nabati.



Beberapa makanan non-daging dan non-dairy pun ternyata memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Berikut 8 jenis protein nabati yang cocok untuk vegetarian dan vegan seperti dirangkum detikFood:

1. Tempe dan Tahu

Murah meriah dan lezat, tempe dan tahu sudah menjadi alternatif daging sejak lama. Dua bahan makanan ini bisa diolah menjadi apa saja dan tetap memberikan asupan protein yang tinggi.

Tempe dan tahu mengandung 10-19 gram protein per 100 gram. Selain itu, tempe juga mengandung probiotik, vitamin B, magnesium dan fosfor.

2. Edamame

Cemilan asal Jepang ini merupakan kacang kedelai yang belum matang dan memiliki rasa yang agak manis. Kacang berwarna hijau ini harus direbus terlebih dahulu sebelum dimakan dan bisa dimakan langsung atau ditambahkan ke dalam sup.

Edamame mengandung 10-19 gram protein per 100 gram, zat besi dan kalsium. Selain itu edamame juga mengandung asam folat, vitamin K dan serat.

3. Lentil

Satu cangkir lentil mengandung 18 gram protein. Selain itu, jenis legume ini juga kaya akan asam folat, mangan, zat besi dan antioksidan yang bisa mengurangi risiko berbagai penyakit.

4. Chickpea

Chickpea adalah jenis legume lainnya yang kaya protein. Satu cangkir chickpea yang dimasak mengandung 15 gram protein. Tidak hanya itu, chickpea juga mengandung karbohidrat kompleks, serat, zat besi, asam folat, potasium dan fosfor.



5. Kacang Polong

Kacang berwarna hijau ini sering dijadikan side dish. Tapi siapa sangka, satu cangkir kacang polong mengandung 9 gram protein, lebih besar daripada segelas susu.

Selain itu, kacang polong juga mengandung serat, vitamin A, C, K, asam folat, zat besi dan masih banyak lagi.

6. Quinoa

Jenis protein nabati lainnya adalah quinoa yang merupakan biji-bijian tanpa gluten. Secangkir quinoa yang dimasak mengandung 8-9 gram protein dan juga nutrisi lainnya seperti karbohidrat kompleks, serat, zat besi dan banyak lagi.

7. Susu Kedelai

Susu kedelai telah lama menjadi sumber protein nabati pengganti susu sapi. Apalagi harganya terbilang lebih murah dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Segelas susu kedelai mengandung 7 gram protein dan juga nutrisi lainnya seperti kalsium, vitamin D dan vitamin B12.

8. Gandum

Jenis protein lainnya yang cocok untuk vegetarian dan vegan adalah gandum. Gandum, terutama oatmeal, sendiri sering menjadi pilihan makanan untuk sarapan.

Dengan kandungan protein sebesar 12 gram tiap satu cangkir, gandum yang dikonsumsi saat sarapan bisa membuat kalian kenyang sepanjang hari. Selain itu, gandum juga mengandung serat, magnesium, asam folat dan fosfor. (vmp/erd)