Vegan Sebut Telur Lebih Bahaya daripada Rokok? Ini Alasannya

Riska Fitria - detikFood Senin, 29 Jul 2019 18:20 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Selain gurih, telur dianggap bisa menyehatkan tubuh lantaran memiliki kandungan protein yang baik. Namun, hal itu diprotes oleh seorang vegan.

Seperti diketahui vegan merupakan pola makan yang hanya mengonsumsi produk nabati. Atau tidak mengonsumsi produk-produk hewani, seperti susu, keju dan telur sekalipun.

Selama ini telur banyak dikonsumsi karena terdapat kandungan yang menyehatkan. Mulai dari protein, vitamin, selenium, dan mineral. Kini, pernyataan tersebut ditentang oleh seorang blogger yang mengaku Vegan.
Vegan Sebut Telur Lebih Bahaya daripada Rokok? Ini AlasannyaFoto: iStock

Ia mengatakan bahwa telur dianggap lebih membahayakan kesehatan daripada rokok, lapor Mirror.co.uk (25/7). Pernyataan tersebut dibagikan dalam sebuah unggahan melalui laman twitter dengan nama @plantloverbarb.

"Satu telur sama dengan lima batang rokok. Kuning telur penuh degan kolesterol. Telur berukuran sedang mengandung 186 mg kolesterol, yang merupakan 62% dari asupan yang direkomendasikan. Makan telur lebih buruk untuk kesehatan Anda daripada merokok," tulisnya.

Spontan tweet yang diunggah pada 23 Juli kemarin mendapat beragam tanggapan dari netizen.
Vegan Sebut Telur Lebih Bahaya daripada Rokok? Ini AlasannyaFoto: iStock

Baca Juga : Anak Perlu Makan Telur Tiap Hari Karena 10 Khasiat Sehatnya

"Saya berpendapat bahwa kebanyakan rokok 100% berbasis dari tanaman, oleh karena itu semua produk berbasis tanaman berbahaya dan akan membunuh Anda," tulis netizen dengan akun @form52.

Menanggapi persoalan itu, seorang ahli diet Victoria Taylor pun memberikan penjelasan. Menurutnya memang kita harus membatasi konsumsi telur sekitar 3 - 4 kali dalam seminggu. Itu lantaran kuning telur mengandung kolesterol.

"Namun, kesalahpahaman mengenai telur dan kolesterol sebagian besar berasal dari kesimpulan yang salah diambil dari penelitian awal bahwa kolesterol makanan berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol darah,"
Vegan Sebut Telur Lebih Bahaya daripada Rokok? Ini AlasannyaFoto: iStock

Lebih lanjut, Victoria Taylor juga mengatakan bahwa penelitian tersebut menunjukkan kolesterol pada telur memiliki efek yang jauh lebih kecil pada kadar kolesterol total dan kolesterol LDL dalam darah. Terutama jika dibandingkan dengan efek asam lemak jenuh yang jauh lebih besar dan berbahaya. Biasanya kandungan tersebut ditemukan dalam makanan seperti mentega dan daging berlemak.

Pada kenyataannya, kadar lemak jenuh pada telur sangat rendah. Dengan mengonsumsi satu telur dalam sehari tidak meningkakan risiko penyakit jantung pada individu yang sehat. Bahkan mengonsumsi telur bisa menjadi bagian dari pola makan yang sehat.

Karenanya lebih baik berhenti merokok, tetapi jangan berhenti mengonsumsi telur.

Baca Juga : Populer Sebagai Menu Sarapan, 5 Mitos Soal Telur Ini Masih Dipercaya

Simak Video "Lezat Menggoda Nasi Uduk Pulen Dipadu dengan Cumi Pedas"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)