Kalap Makan Karena Emosi Bisa Diatasi dengan 7 Trik Ini

Milla Kurniaputri - detikFood Jumat, 19 Jul 2019 10:40 WIB
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Lapar emosional seringkali terjadi akibat suasana hati seperti frustasi atau stres. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Ketika Anda sedang stres atau bosan, seringkali justru membuat Anda lebih banyak makan. Porsi makan bahkan sampai tak terkontrol hingga merusakan pola makan secara keseluruhan.

Tak jarang, saat emosi atau stres, Anda lebih menginginkan makanan tinggi karbohidrat, tinggi kalori, dan mengandung nilai gizi rendah seperti junk food.

Rasa lapar seperti ini disebut lapar emosional dimana rasa lapar yang datang akibat suasana hati, bukan karena perut yang benar-benar merasa lapar. Hal ini justru akan menyebabkan Anda semakin stres karena rasa bersalah dari makanan yang Anda makan atau ketidaknyamanan fisik yang sebenarnya sudah kenyang.

Kalap Makan Karena Emosi Bisa Diatasi dengan 7 Trik IniFoto: iStock

Seperti dijelaskan Rachel Goldman, PhD, seorang psikolog di New York City yang juga ahli dalam pola makan, "Masalah dari lapar emosional bukanlah dari makanan itu sendiri, melainkan apa yang akan terjadi selanjutnya." Dilansir dari Women's Health (29/6), begini cara mengatasi lapar emosional.

Baca Juga: Kenali Bedanya Lapar Fisik dengan Lapar Emosional

1. Biasakan diri dengan hal yang dibutuhkan bukan diinginkan

Anda bisa catat di buku harian atau bahkan di 'notes' handphone tentang waktu dan makanan apa yang ingin Anda makan. Dengan hal ini, akan membantu Anda di esok harinya untuk mengontrol pola makan Anda dan dapat membedakan, mana yang lapar emosional dan lapar fisik. Jika pada akhirnya Anda tahu pola makan Anda, Anda dapat benar-benar mengontrol apa yang akan Anda makan.

Ketika Rebecca Scritchfield, RD, penulis Body Kindness, merasa lapar emosional, dia langsung memeriksa catatan makan untuk mengetahui di jam tersebut sebenarnya ia benar-benar lapar atau tidak. Dengan cara ini dia dapat berpikir lebih jernih tentang makanan yang akan dimakan.

Kalap Makan Karena Emosi Bisa Diatasi dengan 7 Trik IniFoto: Istimewa

2. Rencanakan jam makan

Anda dapat jadwalkan jam sarapan, makan siang, makan malam atau bahkan camilan yang dibutuhkan setiap harinya. Karena dengan teraturnya waktu makan, akan membuat Anda malas untuk makan lagi di jam lain.

"Hal ini bisa berhasil jika makan secara teratur di sepanjang harinya," jelas Goldman.

3. Kenali dan koreksi diri sendiri

Menurut Monica Auslender Moreno, RD, konsultan nutrisi untuk RSP Nutrition, salah satu cara utama supaya pola makan lebih teratur adalah memeriksa atau mencari tahu apa yang menyebabkan rasa lapar ini terjadi.

Anda bisa kenali diri sendiri, apakah Anda beneran lapar atau justru hanya lapar emosional karena rasa cemas atau frustasi suatu masalah. Anda juga bisa kenali suasana hati Anda sendiri. Dengan Anda tulis atau ungkapkan mungkin akan membantu dan membuat Anda jauh lebih tenang.

Kenali dan koreksi diri sendiri adalah cara Moreno untuk mengenal dirinya sendiri dan rasa laparnya secara lebih mendalam. "Menghentikan dan mengontrol emosi, bisa menjadi langkah pertama menuju teraturnya pola makan Anda," katanya.

4. Luangkan waktu sebentar untuk menenangkan diri dari stres

"Jika saya stres, saya membuat catatan untuk mengatur pikiran dan jadwal saya yang akan datang atau saya bisa bermeditasi atau berjalan-jalan sebentar," kata Alyssa Lavy, RD. "Kemudian saya bisa merasakan lagi rasa lapar dan keinginan untuk makan lagi. Jika memang saya masih menginginkan makan, saya memperbolehkan diri saya sendiri untuk makan makanan itu dan menikmatinya."

Jika dengan makan akan menenangkan diri secara emosional, maka lakukanlah supaya stres menghilang terlebih dahulu.

Kalap Makan Karena Emosi Bisa Diatasi dengan 7 Trik IniFoto: iStock

5. Buat mulut Anda sibuk

Goldman menyarankan untuk mengunyah permen karet atau minum teh untuk menahan lapar emosional Anda. Terkadang yang diperlukan untuk melepaskan rasa lapar emosional adalah sensasi memasukkan sesuatu ke dalam mulut karena dikira akan memuaskan dan sedikit menenangkan pikiran.

6. Tidur dan minum air yang cukup

Ketika Anda kurang minum air putih, tubuh Anda akan mulai mengandalkan gula menjadi energi, yang akan membuat Anda makan sesuatu yang manis, padahal yang Anda butuhkan adalah H20.

Dan ketika Anda lelah, Anda akan lebih sering makan, yang justru dengan makan hanya akan membuat Anda lebih sulit untuk tertidur.

"Sebelum Anda tidur, minumlah beberapa teguk air untuk melihat apakah itu benar rasa lapar atau tidak. Jika Anda benar-benar lapar, air saja tidak akan cukup," kata Goldman.

Kalap Makan Karena Emosi Bisa Diatasi dengan 7 Trik IniFoto: iStock

7. Nikmati camilan, namun kenali betul kebutuhannya

Jika Anda ingin makan camilan, Goldman menyarankan untuk membuat waktu untuk menikmatinya. Selama beberapa menit itu, ambil napas dalam-dalam kemudian makanlah camilan itu.

"Jika seseorang makan es krim tanpa berpikir, mereka akan merasa bersalah dan akan memengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku mereka selanjutnya," jelas Goldman.

Berbeda jika Anda menyediakan 15 menit untuk makan makanan yang Anda inginkan, itu akan terasa seperti keputusan yang pas dan akan membuat Anda terhindar dari siklus perasaan yang buruk.

Baca Juga: Redam Rasa Kecewa dan Sedih dengan Konsumsi 10 Makanan Enak Ini


Simak Video "Kue Khas Eropa dan 'Japonaise Ice Cream' Vineth Bakery yang Legendaris"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)