Makan Siang Tinggi Lemak, Pegawai Kantoran Rentan Terserang Penyakit Ini

Milla Kurniaputri - detikFood Rabu, 29 Mei 2019 10:00 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Menurut American Journal of Preventive Medicine, ternyata diabetes termasuk salah satu penyakit yang rentan dialami pegawai kantoran. Kenapa?

Tingginya tingkat kesibukan di kantor menyebabkan sebagian karyawan harus menyelesaikan pekerjaan dan tugas lainnya di depan komputer sehingga hampir sepanjang hari pegawai kantor harus duduk dan menyelesaikan pekerjaannya.

Namun, di tengah tekanan pekerjaan tentu ada juga jam istirahat. Untuk mengisi waktu istirahat biasanya diisi dengan makan siang. Makan memang sesuatu yang baik, namun biasanya karyawan kantoran makan makanan yang berat dan tinggi lemak.

Baca Juga: Mengharukan! Karyawan Resto Ini Temani dan Suapi Pelanggan Difabel

Seperti yang telah diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine, mereka menyatakan bahwa makan makanan yang tidak sehat di tempat kerja dapat membuat Anda berisiko terkena diabetes dan masalah kardiovaskular, kecuali Anda memilih makanan yang sehat.

Makan Siang Tinggi Lemak, Pegawai Kantoran Rentan Terserang Penyakit Ini Foto: Thinkstock

Para peneliti melakukan penelitian dengan 600 karyawan rumah sakit di AS, yang sering makan di kantin rumah sakit. Tim meneliti jumlah pembelian makanan yang sehat, berdasarkan data dari pembelian kantin, dan menganalisis kualitas makanan serta kesehatan seluruh karyawan untuk mengetahui diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tingginya.

Tim menemukan bahwa karyawan yang membeli makanan tidak sehat di kantin kantor ternyata lebih gemuk atau memiliki kelebihan berat badan. Temuan ini dapat membangun hubungan yang kuat antara kebiasaan makan di kantor dengan diet mereka secara keseluruhan, bahkan setelah jam kerja.

Makan Siang Tinggi Lemak, Pegawai Kantoran Rentan Terserang Penyakit Ini Foto: iStock

Maka hal ini dapat membantu pengusaha menciptakan program kesehatan yang tepat di tempat kerja yang berfokus pada kesehatan karyawan ini.

Jessica L McCurley dari Universitas Harvard di AS mengatakan, "Program kesehatan di tempat kerja memiliki potensi untuk mempromosikan perubahan gaya hidup lebih sehat bagi karyawan, namun ada tantangan untuk mengembangkan program yang efektif. Kami berharap temuan kami akan membantu dalam pengembangan yang dapat diakses dan dapat terealisasikan. "

Baca Juga: Jaga Gula Darah Tetap Normal dengan Konsumsi Makanan Ini Setiap Pagi (lus/lus)