Kalau Mau Panjang Umur, Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Serat

Shara Azzhara - detikFood Senin, 13 Mei 2019 17:45 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
Jakarta - Asupan serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, penelitian buktikan konsumsi serat bisa memperpanjang umur.

Buah segar dan sayuran wajib dikonsumsi dalam pola makan sehat. Konsumsi banyak makanan kaya serat dapat menyehatkan sistem pencernaan. Berdasarkan penelitian terbaru, diet dengan konsumsi serat yang tinggi dapat mencegah penyakit. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal The Lancet yang diinformasikan kembali oleh Food News (8/5).

Tidak peduli berapapun usianya, serat merupakan bagian penting dalam asupan makanan. Hasil penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat memiliki peluang lebih tinggi dalam mencegah berbagai penyakit.

Kalau Mau Panjang Umur, Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Kaya SeratFoto: thinkstock

Penelitian dalam The Lancet ini merupakan meta-analisis dari hampir seluruh penelitian yang terekam dalam database utama penelitian. Para peneliti mempelajari data dari 185 kajian prospektif dan 58 percobaan klinis dengan 4.635 orang dewasa sebagai partisipan. Temuan mereka menunjukkan setidaknya ada satu faktor umum di antara para individu yang mengonsumsi banyak serat yaitu mereka cenderung hidup lebih lama dan terhindar dari penyakit.

Baca juga: Sehatkan Usus dengan Rutin Minum Jus Buah Kaya Serat

Para peneliti memeriksa data kondisi kesehatan partisipan dengan tingkat asupan serat yang rendah hingga diatas rata-rata. Mereka membuktikan bahwa lebih menguntungkan untuk mengikuti pola makan dengan asupan serat tinggi karena dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Jumlah asupan serat yang disarankan adalah 25 hingga 29 gram per hari.

Kalau Mau Panjang Umur, Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Kaya SeratFoto: Food Network

Serat yang bermanfaat ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi buah dan sayur berupa apel dengan kulitnya, artichoke, alpukat, pisang, bit, brokoli, Brussels sprouts, wortel, buah kering (kismis, kurma, plum, aprikot), kacang hijau, buncis, kacang, oat, jeruk, pir dengan kulit, bayam, ubi, walnut, dan roti gandum utuh.

Manfaat lain yang dapat dirasakan dari konsumsi serat adalah kesehatan usus. Serat berperan sebagai prebiotik yang menunjang kinerja dan pertumbuhan probiotik secara intens. Sehingga probiotik mampu menjaga kesehatan usus dan memberikan manfaat lebih bagi tubuh. Hal ini dikemukakan oleh Mindy Haar dari New York Institute of Technology.

Baca juga: Rajin Minum Teh Bisa Bikin Wanita Panjang Umur, Apa Benar?

Kalau Mau Panjang Umur, Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Kaya SeratFoto: iStock

Chaterine Brennan, pakar nutrisi yang menulis buku "Feeling Full Nutrition", mengatakan bahwa ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui sebelum menambah asupan serat pada pola makan sehari-hari. Dibanding mengonsumsi suplemen makanan, sayur dan buah lebih direkomendasikan untuk kesehatan usus. Bahkan penelitian juga tidak memasukkan suplemen dalam daftar asupan serat yang baik.

Jika Anda tidak terbiasa dengan makanan yang mengandung serat tinggi, cobalah tambahkan sayur atau buah kaya serat sedikit demi sedikit secara rutin. Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga sangat penting karena serat berkerja seperti spons yang menyerap cairan dalam tubuh saat dicerna. Serat membutuhkan lebih banyak air untuk lebih mudah dicerna dan dikeluarkan.

Diet kaya serat dapat memberikan rasa kenyang lebih cepat saat makan. Karenanya, Brennan merekomendasikan untuk makan secara perlahan dan lebih peka terhadap rasa kenyang agar tidak sakit perut.

Baca juga: Agar Tak Sembelit Rutinlah Konsumsi 5 Buah Enak Ini

(adr/adr)