Kenapa Kopi Panas Lebih Sehat Daripada Cold Brew?

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 26 Mar 2019 18:38 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Penelitian terbaru menyebutkan bahwa kopi panas lebih sehat daripada cold brew. Padahal keduanya sama-sama dibuat dari biji kopi dan digandrungi banyak orang.

Tak hanya panas, kopi juga bisa disajikan dalam keadaan dingin. Jika penelitian ini menyebut kalau kopi panas lebih baik daripada cold brew. Hal ini mungkin dikarenakan kandungan kafein yang tinggi.

Dikutip dalam Fox News (23/03), Kopi panas memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi. Selain itu kopi panas juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan seperti mengurangi peradangan dan melawan penyakit mematikan.

Baca juga: Kopi 'Cold Brew' Jadi Gengsi Baru Pencinta Kopi

Peneliti Jefferson University dan Megan Fuller dan Niny Rao membuat penemuan sambil menganalisis perbedaan kimia antara kopi panas dan cold brew kopi yang dipanggang dengan tingkat kematangan light roast. Kopi ini berasal dari Brazil, Colombia, Myanmar, Mexico dan Ethiopia.

Kenapa Kopi Panas Lebih Sehat Daripada Cold Brew?Foto: Istock

Mereka juga menemukan bahwa kedua minuman ini memiliki tingkat pH yang sama. Yaitu berkisar antara 4,85 hingga 5,13. Meskipun secara luas disarankan mengonsumsi cold brew karena rendah kandungan asam sehingga lebih baik untuk seseorang yang memiliki masalah pencernaan.

Meskipun tingkat pH keseluruhannya kurang lebih sama, kopi panas memiliki konsentrasi asam de-protonasi yang lebih tinggi. Sehingga hal inilah yang membuat kopi panas memiliki lebih banyak antioksidan daripada cold brew.

Jadi dapat disimpulkan karena minuman dingin memiliki lebih sedikit kandungan antioksidan sehingga dapat dinilai lebih sehat.

Kenapa Kopi Panas Lebih Sehat Daripada Cold Brew?Foto: iStock

Meskipun dalam penelitian ini kopi panas lebih baik. Namun menurut International Journal of Cancer beberapa waktu lalu menerbitkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tehran University of Medical Sciences. Penelitian itu memuat bukti kuat bahwa minum teh atau kopi panas dapat tingkatkan risiko terkena kanker esofagus.

Kenapa Kopi Panas Lebih Sehat Daripada Cold Brew?Foto: iStock

Para peneliti menyimpulkan bahwa meminum 700 ml teh atau kopi bersuhu lebih dari 60 derajat celcius setiap hari dapat tingkatkan risiko kanker esofagus sebesar 90 persen. Untuk itu sebaiknya seduh kopi dengan suhu yang tak terlalu tinggi yakni di bawah 60 derajat celcius.

Meskipun begitu tetap saja diperlukan penelitian tambahan untuk memahami pro dan kontra dari setiap metode pembuatan kopi.

Baca juga: Minum Teh atau Kopi Terlalu Panas Bisa Picu Kanker Kerongkongan (lus/odi)