7 Makanan Ini Sebaiknya Tak Disantap Saat Sarapan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 24 Jul 2018 06:24 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Memilih menu sarapan jangan sembarangan. Salah pilih makanan, bisa-bisa Anda malah lemas seharian. Sebaiknya hindari 7 makanan ini.

Makan pagi hari bukan sekadar asal kenyang. Penting untuk memilih jenis makanan yang tepat agar tubuh berenergi dan rasa kenyang bertahan lebih lama. Dikutip dari Boldsky (23/7), 7 makanan ini tak direkomendasikan untuk dimakan saat sarapan.

Baca Juga: Jangan Lupa Sarapan! Ini 5 Alasan Pentingnya

1. Sereal sarapan
Banyak orang berpikir sereal kemasan adalah menu bergizi untuk sarapan. Faktanya meski sereal kemasan dilabeli 'whole grains' atau gandum utuh, kebanyakan diproses tinggi dan hanya mengandung sedikit gandum utuh. Tambahannya adalah gandum olahan dan gula tambahan. Sereal kemasan juga tinggi karbohidrat dan rendah serat sehingga cepat memunculkan rasa lapar.

7 Makanan Ini Sebaiknya Tak Disantap Saat SarapanFoto: Istimewa

2. Sandwich kemasan
Banyak coffee shop dan supermarket menawarkan sandwich praktis untuk sarapan. Isiannya juga terlihat sehat dan mengenyangkan seperti smoked beef, sayuran dan keju. Namun para pakar kesehatan mengungkap rata-rata sandwich kemasan tinggi sodium, bahan pengawet dan lemak tak sehat. Apalagi jika memakai daging olahan seperti bacon dan sosis dalam jumlah banyak.

3. Oatmeal
Menyimpan oatmeal bubuk untuk stok sarapan jadi kebiasaan banyak orang. Sajian ini memang praktis dan rasanya cukup enak, apalagi kini oatmeal bubuk tersedia dalam banyak pilihan rasa. Sayangnya bubuk oatmeal tergolong menu kurang sehat untuk sarapan karena biasanya tinggi gula. Ada juga oatmeal bubuk yang dibuat dari oat instan dimana sudah melalui banyak pemrosesan dan kandungan seratnya rendah.

7 Makanan Ini Sebaiknya Tak Disantap Saat SarapanFoto: Instagram @fit_for_noah

4. Pancake dan waffle
Dua menu gurih manis ini sering jadi salah satu pilihan menu sarapan di hotel. Pancake dan waffle dibuat dari tepung terigu, gula, telur dan susu. Rasanya yang gurih empuk membuat banyak orang ketagihan. Namun penambahan topping seperti sirup hingga selai buah perlu diwaspadai. Pelengkap pancake dan waffle ini mengandung banyak sirup jagung fruktosa. Bahan makanan ini bisa memicu inflamasi yang menyebabkan resistensi insulin hingga sebabkan diabetes tipe 2.

5. Yogurt rendah lemak
Yogurt rendah lemak dengan tambahan banyak buah terdengar menyehatkan untuk menu sarapan. Faktanya menu praktis ini dipenuhi gula sederhana yang mudah dibakar tubuh untuk hasilkan energi. Namun yogurt kurang mengandung lemak sehingga cepat timbulkan rasa lapar. Pakar kesehatan merekomendasikan pilih Greek yogurt dengan topping buah berry. Tambahkan serat juga dari pemakaian oat atau kacang-kacangan.

7 Makanan Ini Sebaiknya Tak Disantap Saat SarapanFoto: Istimewa

6. Pastry
Menu sarapan yang tak kalah menggoda adalah aneka pastry termasuk croissant dan donat. Soal rasa tak perlu diragukan karena enak. Namun menu ini kurang bagus untuk sarapan karena kandungan serat dan proteinnya sedikit. Tak hanya itu, pastry biasanya tinggi kalori dan gula. Untuk alternatif, bisa pilih sajian telur yang diikuti dengan makan buah serta sayur.

7. Smoothies kemasan
Smoothies kemasan juga disebut-sebut kurang bernutrisi untuk sarapan. Ini karena smoothies kemasan umumnya ditambahkan banyak gula tambahan. Rasa manisnya bukan berasal dari buah asli. Smoothies juga mungkin ditambahkan susu penuh lemak, es dan krim yang membuatnya jadi lebih mirip milkshake ketimbang smoothies. Agar lebih sehat, bikin sendiri smoothies sayur atau buah dengan Greek yogurt.

Baca Juga: Buah Segar Baik Dikonsumsi Saat Sarapan, Ini 10 Alasan Sehatnya

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com