Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Cochrane Review mengungkap manfaat menaruh informasi jumlah kalori makanan di buku menu. Berkat hal ini, jumlah makanan yang dilahap pengunjung bisa berkurang hingga 12%.
Para peneliti di Universitas Cambridge dan Universitas Oxford, Inggris, menggabungkan berbagai hasil penelitian yang mengevaluasi efek pencantuman informasi jumlah kalori. Baik terkait dalam hal pembelian maupun kebiasaan konsumsi makan seseorang dalam ulasan yang sistematik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: iStock |
Baca Juga: Mau Tahu Jumlah Kalori Makanan? Kini Cukup Kirim SMS
Setelah dilakukan analisis tertutup, peneliti menemukan pencantuman jumlah kalori ini bisa mengurangi jumlah asupan kalori seseorang hingga 12 persen. Meski begitu, mereka menyimpulkan butuh penelitian lebih lanjut untuk menetapkan seberapa efektif pengurangan ini.
"Hasil penelitian menunjukkan penggunaan informasi kalori bisa bantu mengurangi asupan kalori dan memberi dampak signifikan sebagai bagian dari serangkaian tindakan yang lebih luas yang ditujukan untuk mengatasi obesitas," ujar penulis utama penelitian, professor Theresa Marteau, seperti dikutip dalam Independent (5/3).
Ia menambahkan, "Tidak ada 'magic bullet' untuk mengatasi masalah obesitas. Jadi saat pencantuman informasi kalori mungkin membantu, pengukuran lain untuk mengurangi asupan kalori juga dibutuhkan."
Penelitian ini dilakukan setelah Food and Drug Administration memberlakukan kebijakan di Amerika Serikat, dimana restoran yang punya lebih dari 20 lokasi harus mencantumkan informasi kalori pada menu mereka mulai Mei 2018.
Foto: iStock |
Sementara itu di Inggris, hal ini sudah dilakukan seperti di Starbucks, Pret A Manger dan McDonald's.
Baca Juga: Canggih! Alat Ini Bisa Cepat Hitung Kalori dari Sepiring Makanan
Professor Ian Caterson selaku presiden World Obesity Federation berkomentar, "Label energi sudah terbukti efektif: orang-orang melihatnya dan membacanya dan ada hasil pengurangan dalam pembelian kalori." Menurutnya hasil penelitian ini sangat berguna.
"Dikombinasikan dengan intervensi lain yang sesuai, perubahan tersebut akan membantu memperlambat dan akhirnya mengubah kenaikan berat badan yang terus berlanjut," pungkas professor Ian.
(adr/odi)

Foto: iStock
Foto: iStock
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN