Kayu Manis Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Esther Suhana Abdurahim - detikFood Senin, 27 Nov 2017 07:22 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Mengandung Cinnamaldehyde, kayu manis disebut-sebut dapat membantu bakar lemak tubuh. Sehingga disarankan untuk mencampurkan kayu manis dalam makanan. Tapi benarkah?

Menurut penelitian dari University of Michigan Life Sciences Institute, kayu manis mengandung Cinnamaldehyde. Senyawa ini disebut-sebut dapat membantu kurangi obesitas dengan membakar energi di sel lemak.

Baca juga: Selain Harum, Kayumanis Punya 7 Fakta Unik yang Menarik Diketahui

Kayu Manis Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: iStock

Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa kayu manis memiliki kemampuan dalam proses pembakaran lemak. Hal ini dibuktikan dari tes laboratorium pada tikus, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa hal ini bisa juga efektif jika dilakukan pada manusia.

Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan yang dipimpin oleh Jun Wu. Mereka mengambil sel lemak manusia yang disebut adiposit dari subjek dengan berbagai usia, etnis dan indeks massa tubuh yang bervariasi. Ketika sel lemak diberi cinnamaldehyde, sel-sel tersebut alami proses thermogenesis atau pembakaran energi.

Dikutip dalam New York Daily News (22/11) Cinnamaldehyde merupakan senyawa organik yang memberikan rasa dan aroma pada kayu manis. Ini dimanfaatkan untuk membuat beberapa produk seperti minyak kayu manis, permen karet, es krim, permen, minuman hingga parfum. Selain itu, Cinnamaldehyde juga digunakan sebagai fungisida dan insektisida alami.

Kayu Manis Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: iStock

Menurut peneliti, sebenarnya sejak dahulu kala penyimpanan lemak adiposit sudah digunakan oleh nenek moyang sebagai sumber energi. Hal ini dikarenakan mereka hanya memiliki sedikit makanan berlemak tinggi sehingga jumlah lemak yang didapatkan tubuh lebih sedikit. Padahal, lemak bisa dijadikan sebagai sumber energi.

Namun, belakangan ini banyak orang yang alami kelebihan kalori dari terlalu banyak konsumsi makanan tinggi lemak. Berat badan yang bertambah juga dikaitkan dengan kurangnya olahraga dan asupan makanan berlemak dan gula meningkat. Akibatnya lemak akan menumpuk dalam sel sehingga mengakibatkan obesitas.

"Belakangan ini surplus energi menjadi masalah. Ketika Anda kurang aktivitas, secara otomatis proses pembakaran di dalam tubuh akan terhenti," jelas Wu.

Kayu Manis Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: iStock

Wu mengatakan bahwa Cinnamaldehyde bisa memicu proses pembakaran lemak secara alami saat tak ada aktivitas. Sehingga senyawa ini bisa digunakan sebagai pengganti rejimen obat tradisional. Sehingga tak heran, kini banyak orang yang gemar mengonsumsi makanan hingga minuman yang mengandung kayu manis untuk membantu turunkan berat badan.

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui manfaat lain dan efek samping dari konsumsi kayu manis.

Baca juga: Minum Madu Plus Kayu Manis Efektif Turunkan Berat Badan dan Kolesterol (lus/lus)