Inilah Efek yang Dialami Tubuh Saat Minum Secangkir Kopi

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 28 Sep 2015 17:01 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Secangkir kopi hangat sangat nikmat dinikmati pagi atau malam hari. Tapi, siapa sangka minuman hangat ini punya banyak manfaat untuk tubuh.

Inggris membuang waktu 70 juta cangkir kopi setiap hari, tetapi sedikit dari kita yang menyadari sejauh mana minuman hangat ini dapat mempengaruhi tubuh ditegukan pertama.

Kopi adalah raksasa kimia, cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai manfaat kopi menurut Dr Owen Bain, selaku Gourmet Focus Consultancy dalam Telegraph (23/09/15).



1. Energi
Kopi menjadi salah satu minuman yang bisa dinikmati saat lelah. Saat bangun tidur, sebaiknya jangan terburu-buru untuk minum kopi. Waktu terbaik untuk minum secangkir kopi adalah sekitar satu jam setelah Anda bangun. Kafein dapat meningkatkan produksi panas dan membantu turunkan berat badan. Akan tetapi setelah tiga jam, efek kafein mulai memudar dan hal ini tidak benar-benar dapat menghasilkan sumber energi yang baik, kecuali Anda cukup istirahat.

2. Kemampuan otak



Kafein merupakan stimulan dan 20 menit setelah minum kopi Anda dapat mulai merasakan peningkatan konsentrasi. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan memori Anda selama 24 jam setelah dikonsumsi. Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi biasa selama seumur hidup terkait dengan penurunan risiko terkait penyakit Alzheimer.

3. Mood
Kopi merangsang pelepasan hormon dopamin sehingga membuat orang merasa lebih baik. Satu jam setelah minum kopi ada penurunan tingkat kecemasan dan perasaan kepuasan meningkat. Wanita yang mengonsumsi kopi secara rutin terbukti memiliki lebih sedikit depresi.

4. Tidur
Kopi dikonsumsi pada malam hari untuk me-reset jam tubuh internal dengan menunda kenaikan tingkat melantonin, hormon tidur pada tubuh. Tingkat melantonin berfluktuasi membantu menentukan waktu alami untuk pergi tidur dan bangun, sehingga mengonsumsi esspreso tiga jam sebelum waktu tidur bisa membuat Anda terhindar dari rasa ngantuk.

5. Usus dan kandung kemih



Senyawa dalam kopi dapat merangsang usus dan dapat menghasilkan limbah yang dapat didorong lebih cepat dari biasanya, dalam waktu 5 menit setelah minum untuk beberapa orang. Memesan espresso setelah makan membuat rasa fisiologis tertentu.

Kafein meningkatkan kadar asam dalam perut yang memperlancar pencernaan. Namun, para ahli menyarankan menghindari kopi pada waktu perut kosong sebagai cairan lambung dapat mengiritasi lapisan usus yang menyebabkan rasa sakit, kembung dan mulas.

(lus/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com