5 Jenis Cangkir Kopi dan Fungsinya, dari Espresso hingga Cappuccino

Ngopi Yuk!

5 Jenis Cangkir Kopi dan Fungsinya, dari Espresso hingga Cappuccino

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 22 Okt 2026 07:00 WIB
5 Fakta Cortado, Racikan Kopi yang Disebut Krisis Identitas
Foto: Getty Images/Charlie Waradee
Jakarta -

Beberapa racikan kopi disajikan di gelas khusus untuk menyesuaikan rasanya. Berikut 5 jenis cangkir kopi dan fungsinya!

Cangkir tidak sekadar menjadi wadah saji kopi. Setiap cangkir akan memengaruhi rasa dan kualitas kopi saat diminum karena bahan dan ukurannya yang berbeda.

Beberapa cangkir lebih cocok dipakai untuk satu jenis racikan, tetapi tidak dengan racikan lain. Tidak heran kalau kedai kopi dan barista profesional suka memilih jenis cangkir tertentu untuk menyajikan minuman yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau belum tahu jenis-jenis cangkir kopi dan fungsinya, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari nescafe.com (21/10/2026).

ADVERTISEMENT

1. Cangkir kopi standar

ukuran cangkir pengaruhi rasa kopiPecinta kopi rumahan biasanya punya cangkir kopi standar seperti ini. Foto: iStock

Sebagian besar penggemar kopi rumahan punya cangkir khusus untuk menyajikan kopi, seperti cangkir yang dipersonalisasi, cangkir berukuran besar, hingga cangkir istimewa yang sudah dimiliki bertahun-tahun.

Bahannya juga beragam. Sebagian orang menyukai bahan dari kaca, plastik, porselen, hingga stainless steel. Tidak ada yang salah dengan cangkir kopi ini karena memang umum dimiliki oleh banyak orang di rumah.

Biasanya ukuran cangkir kopi standar sebesar 200 ml. Bisa digunakan untuk menyeduh kopi hitam instan hingga membuat latte sendiri di rumah.

2. Cangkir espresso

EspressoCangkir espresso juga khusus dan berbeda, biasanya lebih kecil. Foto: iStock

Cangkir espresso punya ukuran yang lebih kecil, sekitar 60 ml saja. Cangkir ini juga dikenal sebagai cangkir demitasse atau dalam bahasa Prancis artinya setengah cangkir karena ukurannya yang kecil.

Meskipun kecil, cangkir espresso cenderung lebih sempit di bagian bawah dan lebar di bagian tepinya.

Cangkir espresso sebaiknya memang tidak terlalu besar karena hal dapat menyebabkan crema menyebar sehingga menjadi terlalu tipis dan cepat pudar. Cangkir lebih besar untuk espresso juga akan memengaruhi suhu kopi dan espresso bisa berubah menjadi dingin lebih cepat karena banyak terpapar udara.

Selain espresso biasa, jenis kopi lain berbahan dasar espresso, seperti macchiato juga biasa disajikan dalam cangkir yang sama.

3. Cangkir cappuccino

cappuccinocappuccino biasa disajikan dalam cangkir seperti ini. Foto: Maya Safira/Detikfood

Cappuccino merupakan racikan minuman khas Italia, terdiri dari campuran espresso, susu steam, dan busa susu atau milk foam. Perbandingan bahan untuk racikan ini yaitu seimbang atau 1:1:1, sehingga menghasilkan rasa kopi kuat tetapi tetap lembut.

Biasanya cappuccino disajikan dalam cangkir khusus berukuran 180 ml. Cangkir cappuccino Italia dikenal lebih kecil dibandingkan cangkir standar cappuccino. Kebanyakan cangkir cappuccino juga punya bagian bawah lebih sempit dan tepi yang lebar.

Alasannya sama seperti espresso, tapi cangkir yang lebih lebar memungkinkan busa terbentuk sempurna.

4. Cangkir flat white

Umumnya racikan kopi ini berbasis espresso dicampur dengan steam milk dan lapisan tipis microfoam. Flat white merupakan minuman kopi asal Australia dan Selandia Baru yang diciptakan sekitar tahun 1980-an. Ciri khasnya punya rasa kopi lebih kuat daripada latte karena rasio susunya lebih sedikit.

Untuk penyajiannya, flat white biasa menggunakan cangkir mirip cappuccino tetapi ukurannya lebih kecil dan bentuknya seperti tulip. Dalam artian, bagian tepinya lebih sempit. Ukuran cangkir flat white memungkinkan rasa kopi tetap menonjol, serta memiliki tekstur halus dan lembut.

5. Gelas cortado

Racikan cortado juga tak kalah populer. Minuman kopi khas Spanyol ini dibuat menggunakan perbandingan 1:1 antara espresso dengan susu steam hangat. Perbandingan rasio tersebut menciptakan kopi dengan rasa pahit tegas, tetapi tetap seimbang. Teksturnya lembut, creamy, dan ringan tanpa lapisan busa tebal.

Dalam penyajiannya, minuman ini disajikan dalam gelas khusus. Minuman ini berawal dari gerai Blue Bottle Cafe di San Fransisco. Gelas dengan nama Gibraltar lalu digunakan untuk minuman ini. Karena ukurannya agak terlalu kecil untuk kopi cupping mereka, para barista tidak sengaja mulai membuat cortado dalam gelas-gelas ini.

Gelas Gibraltar dirancang spesifik untuk menjaga keseimbangan rasa antara espresso dan susu hangat dengan perbandingan 1:1. Ukurannya berkisar 130 ml hingga 140 ml. Ukuran ini pas untuk menampung 1 shot espresso dan susu steam hangat dalam jumlah sama.

Bagian bawah gelas punya bentuk segi delapan dan melebar menjadi bulat di bagian atasnya. Umumnya terbuat dari bahan kaca transparan dan tebal, bukan dari keramik.

Penciptanya, James Freeman, mengungkap bahwa Gibraltar adalah gelas cortado yang telah meraih kesuksesan internasional. Minuman ini beserta gelasnya muncul di kafe-kafe negara Amerika Serikat, Eropa, hingga Jepang.

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads