Modal 9.000 Bibit Buah Naga, Keluarga Petani Ini Panen Cuan Miliaran!

Modal 9.000 Bibit Buah Naga, Keluarga Petani Ini Panen Cuan Miliaran!

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 21 Okt 2026 17:30 WIB
Modal 9.000 Bibit Buah Naga, Keluarga Petani Ini Panen Cuan Miliaran!
Foto: instagram @startup.pedia / @rukminifarm / @agrostar_in
Jakarta -

Di India ada sebuah keluarga yang menanam 9.000 bibit buah naga dan menghasilkan Rp2,3 miliar per tahun. Begini kisahnya!

Buah naga populer dikonsumsi di berbagai negara. Rasanya dikenal manis dengan kandungan nutrisi bermanfaat. Buah naga mengandung antioksidan, serat, vitamin, dan mineral yang bisa mencegah sembelit hingga mengontrol gula darah.

Tak hanya di Indonesia, selama bertahun-tahun buah ini juga populer di India. Tanaman super ini dikenal mudah ditanam, bahkan di lahan yang terdegradasi. Seorang petani di Maharashtra pun berhasil membudidayakan buah ini hingga jadi bisnis menguntungkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahesh Asabe, pendiri Rukmini Farms and Nursery di Solapur, menceritakan perkebunan buah naga milik keluarganya. Selama bertahun-tahun, usahanya tersebut telah berkembang dari lahan seluas 3 hektar, menjadi 60 hektar. Lahan tersebut digunakan untuk menanam berbagai varietas buah naga dan tanaman lainnya.

Mahesh mengungkap dirinya berasal dari keluarga petani di desa Akola, Solapur. Ia juga merupakan lulusan Sarjana Teknik di bidang Teknik Pertanian. Lalu Mahesh melanjutkan pendidikannya untuk mendapatkan gelar Magister Teknik di bidang Teknik Pertanian dan Pengolahan Lahan, lapor food.ndtv.com (19/10).

ADVERTISEMENT

Gelar, pendidikan, dan latar belakang keluarga di bidang pertanian akhirnya membuat Mahesh ikut terjun langsung mengelola lahan yang sudah dimiliki keluarganya sejak dulu. Menurut ceritanya, keluarga Mahesh dulu menanam tanaman seperti jagung.

Namun pada 2013-2014, setelah membaca tentang tanaman buah naga, ayah Mahesh mulai menanam buah tersebut. Ayahnya membaca bahwa buah naga membutuhkan air yang relatif sedikit dan dapat tumbuh dengan baik bahkan dalam daerah lahan kering.

Tertarik dengan keunggulan budidaya buah naga, akhirnya sang ayah menanam buah ini dan keluarga tersebut mendapatkan sekitar 9.000 bibit dari Bangladesh. Mahesh mengungkap kepada Startup Pedia bahwa investasi awal untuk bibit tersebut sekitar Rs 9,9 lakh atau sekitar Rp188 juta.

Modal 9.000 Bibit Buah Naga, Keluarga Petani Ini Panen Cuan Miliaran!Pria ini meneruskan perkebunan buah naga milik keluarganya yang berawal dari penanaman 9.000 bibit. Foto: instagram @rukminifarm / @agrostar_in

Keluarga tersebut menanam buah naga pertama kalinya di tahun 2015-2016. Ladang seluas tiga hektar tersebut menghasilkan sekitar 5 ton buah naga per hektar. Mereka pun mendapatkan cuan sebesar Rs 5 lakh (Rp94 juta) dari hasil panen.

Pada 2017, keluarga Mahesh mulai menjual buah naga dengan harga sekitar Rs 150 hingga RS 250 per kilogram atau Rp18.489 hingga Rp47.482 per kilogram.

Dalam waktu yang sama, Mahesh mengunjungi negara lain untuk melakukan program pelatihan selama 45 hari, sebagai bagian dari studinya. Di sana ia belajar tentang pengelolaan air, praktek pertanian modern, dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan produksi tanaman.

Mahesh juga melakukan kunjungan ke Vietnam di tahun 2018 untuk mempelajari praktek budidaya buah naga. Ia menerapkan apa yang telah dipelajarinya dengan membuat lahan percontohan, masing-masing seluas satu hektar, untuk menunjukkan berbagai teknik budidaya.

Modal 9.000 Bibit Buah Naga, Keluarga Petani Ini Panen Cuan Miliaran!Dari penanaman buah naga ini, perkebunan pria tersebut meraup cuan hingga Rp2 M per tahun. Foto: instagram @rukminifarm

Pria ini mengubah banyak hal dalam pertanian keluarganya. Ia juga membangun sistem irigasi dan kolam pertanian untuk meningkatkan fasilitas pengelolaan air. Ia juga melakukan mekanisasi kegiatan pertanian rutin.

Usaha yang telah ia lakukan untuk kebun keluarganya membuahkan hasil yang maksimal. Pertanian milik Mahesh kini diketahui menghasilkan sekitar Rs 1,25 crore setiap tahunnya atau sekitar Rp2,3 miliar.

Pendapatan tersebut adalah hasil dari budidaya buah naga dengan produksi tahunan mencapai sekitar 200 ton. Jika dihitung bersama dengan buah lainnya, total omzetnya bisa mencapai Rs 2 crore atau sekitar Rp3,7 miliar.



(aqr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads