Varian rasa choco mint tengah ramai di Indonesia. Perpaduan cokelat dan mint ini ternyata punya sejarah panjang, dari minuman kuno hingga es krim populer.
Choco mint tengah mencuri perhatian para foodies di Indonesia. Perpaduan rasa manis cokelat dan sensasi dingin mint ini ditawarkan dalam berbagai produk makanan dan minuman.
Meski terkesan modern, kombinasi cokelat dan mint ternyata punya sejarah panjang. Racikan ini bahkan sudah dikenal sejak berabad-abad lalu, ketika cokelat masih dikonsumsi sebagai minuman. Dikutip dari Mashed (17/6/22) berikut fakta menarik choco mint.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Berawal dari Minuman Cokelat Kuno
Choco mint Foto: Getty Images/portishead1 |
Racikan cokelat dan mint ternyata memiliki sejarah panjang. Bangsa Maya dan Aztec di Amerika Tengah telah menganggap kakao sebagai sesuatu yang sakral dan menggunakannya dalam upacara spiritual.
Pada masa itu, cokelat belum dikonsumsi sebagai camilan manis seperti sekarang. Kakao lebih sering diolah menjadi minuman dengan rasa kuat dan cenderung asam.
Menurut merek cokelat Sense Ecuador, orang Eropa kemudian menambahkan gula, rempah, dan herba seperti mint untuk mengurangi rasa pahit minuman cokelat. Perpaduan ini perlahan berkembang menjadi kombinasi rasa yang dikenal hingga sekarang.
2. Dari Minuman Menjadi Camilan Manis
Seiring perubahan selera, cokelat dan mint mulai digunakan dalam berbagai sajian manis. Perpaduan keduanya kemudian hadir dalam permen, kue, es krim, hingga aneka hidangan penutup.
Rasa cokelat yang kaya berpadu dengan sensasi mint yang sejuk. Kombinasi ini menciptakan karakter rasa khas yang membuat cokelat mint memiliki penggemar tersendiri.
Kini, sejumlah merek permen terkenal menghadirkan varian choco mint. Beberapa di antaranya adalah Andes, Junior Mints, York Peppermint Pattie, dan Frango.
3. Es Krim Choco Mint Chip Populer Sejak 1973
Choco mint Foto: Getty Images/portishead1 |
Salah satu kreasi perpaduan keduanya adalah es krim choco mint. Menurut Jeni's Ice Cream, varian ini berawal dari kompetisi kuliner di Inggris pada 1973.
Seorang mahasiswa kuliner bernama Marilyn Ricketts mengikuti kompetisi untuk membuat hidangan penutup pernikahan Putri Anne. Ia menciptakan es krim mint royale yang akhirnya terpilih sebagai pemenang.
Es krim tersebut kemudian disajikan dalam pernikahan Putri Anne dan mendapat sambutan positif. Resepnya pun menyebar ke berbagai kedai es krim di dunia.
4. Choco Mint Jadi Rasa Ikonik
Choco mint kini berkembang menjadi salah satu kombinasi rasa yang mudah ditemukan dalam berbagai produk. Bahkan, Thin Mints dari Girl Scouts dikenal sebagai salah satu cookies terlaris sepanjang masa.
Popularitasnya juga terlihat pada es krim mint cokelat chip yang kerap masuk daftar varian favorit. Perpaduan rasa manis, kaya, dan menyegarkan membuatnya tetap diminati.
Kepopuleran cokelat mint turut dirayakan melalui National Chocolate Mint Day setiap 19 Februari. Perayaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kombinasi rasa yang memiliki sejarah panjang tersebut.
Di Indonesia, kreasi kombinasi mint dan cokelat mulai ramai ditawarkan di berbagai gerai. Produknya antara lain es krim, kue, donat, kopi, cookies, dan masih banyak lagi.
Simak Video "Video: Dokter Ungkap Penyebab Anak Alami Obesitas Sentral"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN