Lima restoran tertua di dunia ini masih eksis hingga sekarang. Ada yang sudah berusia lebih dari 1.200 tahun dan tetap menyajikan makanan favorit pelanggan.
Banyak restoran populer yang akhirnya tutup setelah beberapa tahun beroperasi. Namun, berbeda dengan lima restoran legendaris ini yang mampu bertahan hingga ratusan tahun, bahkan lebih dari satu milenium.
Tak hanya menawarkan makanan enak, restoran-restoran tersebut juga menyimpan sejarah panjang dan pernah dikunjungi tokoh terkenal dunia. Hingga sekarang, pengunjung masih bisa menikmati hidangan khas yang menjadi andalan mereka sejak dahulu.
Dilansir dari Yahoo Travel (13/101/2026), berikut lima restoran tertua di dunia yang masih beroperasi.
1. Sobrino de Botín, Spanyol (1725)
Berlokasi di Madrid, Sobrino de Botín dikenal sebagai restoran tertua di dunia yang terus beroperasi tanpa henti sejak 1725. Pengakuan tersebut bahkan tercatat dalam Guinness World Records.
Restoran ini mempertahankan suasana klasik dengan ruang makan bersejarah dan oven berbahan bakar kayu yang telah digunakan selama beberapa generasi. Penulis Ernest Hemingway juga pernah makan di sini dan menyebut restoran tersebut dalam novelnya, The Sun Also Rises.
Menu andalannya adalah cochinillo asado, yakni babi muda panggang dengan kulit renyah dan daging empuk. Hidangan ini menjadi favorit pengunjung selama berabad-abad.
2. St. Peter Stiftskulinarium, Austria (803)
St. Peter Stiftskulinarium di Salzburg, Austria, memiliki sejarah yang dapat ditelusuri hingga tahun 803. Restoran ini berkaitan erat dengan Biara St. Peter dan sering disebut sebagai salah satu restoran tertua di Eropa dan dunia. Usianya kini menyentuh angka 1.223 tahun.
Berbeda dengan Sobrino de Botín, tempat makan bersejarah ini diketahui pernah beberapa kali berhenti beroperasi sepanjang sejarahnya.
Kini, pengunjung dapat menikmati hidangan khas Austria di ruang makan elegan yang mempertahankan nuansa bangunan bersejarah.
Salah satu menu populernya adalah tafelspitz, berupa daging sapi rebus yang disajikan bersama saus roti lobak pedas dan bayam krim.
3. Bianyifang, China (1416)
Bianyifang merupakan restoran legendaris di Beijing, China, yang berdiri sejak 1416 pada masa Dinasti Ming. Selama lebih dari enam abad, restoran ini dikenal sebagai salah satu tempat menikmati bebek Peking.
Keistimewaan Bianyifang terletak pada teknik memanggang bebek menggunakan oven tertutup, bukan langsung di atas api terbuka seperti metode yang digunakan sejumlah restoran lainnya.
Teknik tersebut menghasilkan daging bebek yang empuk dengan kulit renyah dan kaya rasa.
Hingga kini, bebek Peking tetap menjadi menu andalan Bianyifang yang menarik perhatian pelanggan lokal maupun wisatawan mancanegara.
(sob/adr)