Warung sate babi di Surabaya viral usai melarang pelanggan membawa nasi dari luar. Pengelola warung ungkap alasan di balik aturan tersebut.
Unggahan pengguna Threads @abelesmana (09/10) tentang larangan membawa nasi dari luar di sebuah warung sate babi di Surabaya, Jawa Timur, ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Ia membagikan foto tulisan yang terpasang di warung bertuliskan, "Dilarang membawa nasi dari luar!"
Dalam unggahannya, ia mengaku baru menyadari keberadaan tulisan tersebut setelah bertahun-tahun makan di depot favoritnya.
"Makan di salah satu depot favorit di Surabaya yang cukup ramai. Setelah bertahun-tahun akhirnya mereka secara spesifik masang (peraturan) ini. Se-gak tau diri apa sih orang-orang zaman now (sekarang)?" tulisnya.
Unggahan tersebut kemudian menuai beragam tanggapan dari netizen. Sejumlah warganet menilai pelanggan seharusnya memahami aturan tempat makan, termasuk tidak membawa makanan dari luar tanpa izin.
Salah satu netizen menyarankan pelanggan yang ingin menghemat biaya makan untuk membeli lauk dan menyantapnya di rumah.
"Kalau emang merasa nasinya mahal, mendingan kalian beli lauknya aja terus makan sendiri di rumah, jadi dibungkus. Gak makan di situ," tulisnya.
Netizen lainnya mengaku pernah mengalami kejadian serupa sebagai pemilik usaha kuliner di Surabaya.
"Saya juga punya warung di Surabaya dan saya juga mengalami hal serupa, kadang miris melihatnya," tulisnya.
Sementara itu, pengelola warung yang dimaksud, Sate Babi Bu Merly, turut memberikan penjelasan melalui Threads @sate_babi_bu_merly (9/10).
Pihak warung Sate Babi Bu Merly menyampaikan permintaan maaf apabila tulisan larangan tersebut membuat pelanggan merasa kurang nyaman.
"Sebelumnya kami menyampaikan permintaan maaf jika tulisan ini kurang berkenan bagi kustomer. Izinkan kami menjelaskan kenapa tulisan itu timbul," tulis pihak warung.
Lihat di Threads
Mereka menjelaskan, larangan tersebut dipasang karena ada pelanggan yang membawa nasi dari luar dalam jumlah banyak.
Bahkan, menurut pihak warung, pernah ada rombongan enam hingga delapan orang yang membawa nasi menggunakan termos, tetapi tetap meminjam piring dan peralatan makan dari warung.
"Seringkali pengunjung sudah tidak malu-malu untuk membawa nasi yang gak tanggung-tanggung. Makan enam sampai delapan orang bawa nasi sampai pakai termos dan pinjam piring dan alat makan dari kami semua," lanjut pihak warung.
Aturan membawa makanan dari luar memang dapat menjadi persoalan tersendiri bagi pemilik usaha kuliner, terutama ketika pelanggan tetap menggunakan fasilitas warung.
Meski begitu, kebijakan setiap tempat makan dapat berbeda, sehingga pelanggan sebaiknya memperhatikan aturan yang berlaku.
detikFood telah menghubungi pengelola Sate Babe Bu Merly melalui nomor WhatsApp admin untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai aturan tersebut. Namun, hingga artikel ini ditulis, pihak warung belum memberikan tanggapan.
Simak Video "Blast Off to Surabaya Bareng Mie Sedaap! Come See Mie Fest Mall Take Over Hadir di Surabaya Rek!"
(raf/sob)