Makan cokelat tak hanya bisa menjadi opsi menikmati makanan manis. Cokelat juga bisa menjadi asupan yang lebih sehat, asalkan memerhatikan hal berikut.
Cokelat menjadi salah satu camilan yang sulit ditolak karena rasanya manis dan teksturnya lembut. Makanan ini juga kerap dinikmati sebagai teman bersantai.
Meski begitu, tidak semua cokelat memiliki kandungan yang sama. Jenis dan komposisi bahan yang digunakan dapat membuat nilai gizinya berbeda.
Memilih cokelat sebaiknya tidak hanya berdasarkan rasa atau merek. Ada beberapa hal pada kemasan yang bisa diperhatikan sebelum memasukkannya ke keranjang belanja.
Dilansir dari laman AARP (2/2/2026), ini 5 tips memilih cokelat yang lebih sehat:
1. Perhatikan Komposisinya
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat membeli cokelat adalah daftar bahan pada kemasannya. Semakin sedikit bahan yang digunakan, maka biasanya semakin sederhana produk tersebut.
Cokelat asli biasanya dibuat dari biji kakao, cocoa solids, dan gula. Kim Hack, pemilik Cocoa + Co. di Chicago, menyebut komposisi sederhana sebagai salah satu ciri cokelat sebenarnya.
Hindari cokelat yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa, pewarna, atau perisa buatan. Bahan tambahan tersebut tidak memberikan banyak manfaat nutrisi pada cokelat.
2. Pilih Kandungan Kakao 70%
Persentase kakao juga penting untuk diperhatikan saat memilih cokelat. Semakin tinggi persentase kakao, biasanya semakin sedikit gula yang terkandung di dalamnya.
Cokelat dengan 70% kakao mengandung sekitar 30% gula. Sementara cokelat 85% kakao hanya mengandung sekitar 15% gula.
Cokelat hitam mengandung setidaknya 50% kakao dan memiliki rasa lebih pekat. Kakao juga menjadi sumber flavanol dan antioksidan yang dikaitkan dengan manfaat untuk kesehatan jantung.
(dfl/adr)