Menjalani studi di luar negeri mungkin menjadi impian banyak orang. Namun tidak dengan kakak beradik ini yang pilih pulang kampung untuk budidaya jamur. Keuntungannya miliaran lho!
Banyak orang berambisi menuntut ilmu sampai ke luar negeri demi meraih cita-cita dan mendapat pekerjaan yang lebih baik.
Di sisi lain, ada juga mereka yang tidak begitu peduli dengan studi dan lebih mengedepankan untuk bekerja langsung di lapangan hingga membuka usaha sendiri.
Contohnya kakak beradik di India ini yang memutuskan berhenti dari studi mereka dan kembali ke India untuk terjun ke bisnis pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayush Gupta dan Rishahb Gupta adalah kakak beradik yang ketika pandemi Covid-19 menghentikan studi mereka di luar negeri. Dulunya Ayush merupakan seorang mahasiswa yang belajar di London untuk meraih gelar BBA (Bachelor of Business Administration). Sedangkan Rishabh bekerja di Dubai.
Kakak beradik ini pulang ke kampung halaman untuk budidaya jamur. Foto: A3R Mushroom Farms/Instagram/Facebook |
Ketika pandemi Covid-19 mengguncang dunia, keduanya memutuskan tidak kembali ke luar negeri dan malah memulai usaha mereka sendiri yaitu budidaya jamur di India.
Ide bertani ini memang berasal dari latar belakang keluarga mereka. Ayah dan kakek mereka selalu tertarik pada pertanian.
Menurut Ayush, sejak mereka kecil, ayahnya bahkan mencoba bertani di rumah kaca tetapi tidak berhasil. Sejak saat itu, ia dan saudara laki-lakinya tertarik di bidang ini, lapor food.ndtv.com (17/9).
Dengan dukungan dari ayah mereka, kedua bersaudara ini menggunakan uang tabungan mereka dan mengambil pinjaman untuk memulai pertanian di rumah kaca di Agra, India. Mereka juga mendapat subsidi pemerintah sebesar 40% untuk proyek tersebut.
Tanaman pertama yang mereka coba budidayakan sebenarnya bukan jamur, melainkan timun Eropa yang ukurannya panjang, langsing, dan tidak berbiji. Setelah panen pertama, barulah mereka mulai menanam lebih banyak sayuran dan perlahan memperluas pertanian mereka.
Lalu, kakak beradik ini mulai mengeksplorasi budidaya jamur. Kebetulan, Ayush sudah memiliki beberapa pengalaman dengan jamur dari bisnis kecil yang ia mulai di Delhi beberapa tahun sebelumnya. Saat itu, ia membeli jamur dari petani, mengemasnya, dan menjualnya.
Kakak beradik ini memulai A3R Mushroom Farms dan Gupta Organic Farm yang fokus terhadap budidaya jamur organik, tanpa pupuk kimia, dan secara bertahap meningkatkan produksi mereka.
Kini budidaya jamur dan sayurannya membuahkan hasil menguntungkan hingga miliaran. Foto: A3R Mushroom Farms/Instagram/Facebook |
Produk mereka kemudian dipasok ke berbagai bisnis dan pelanggan secara langsung di Agra dan Delhi. Mereka juga menjual jamur yang tidak memenuhi kualitas standar mereka kepada perusahaan pengolahan makanan.
Saat ini kedua saudara itu dilaporkan berhasil memproduksi sekitar 40 ton jamur setiap bulan. Ladang mereka juga menghasilkan sekitar 45 ton sayuran setiap bulan. Sekarang mereka juga menggunakan sekitar dua hektar lahan untuk jamur dan satu hektar lagi untuk sayuran, seperti mentimun, tomat, dan kentang.
Ayush mengungkap kini bisnis budidaya jamur dan sayur mereka memiliki omset tahunan sekitar Rs 7,5 crore atau senilai dengan Rp 13,8 miliar.
Berawal dari sebuah ide, perlahan impian kakak beradik ini berubah menjadi nyata. Bahkan sejak tahun 2022, mereka sudah berhasil membangun bisnis dengan keuntungan stabil sampai akhirnya bisnis tersebut sukses seperti sekarang.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN