Magic coffee hingga mont blanc meramaikan tren kopi. Bahan racikannya unik, mulai dari foam citrusy, tonic water, hingga susu dingin.
Dunia kopi terus menghadirkan racikan unik dengan rasa dan tampilan berbeda. Sejumlah minuman kopi bahkan mencuri perhatian pencinta kopi.
Bukan cuma latte atau Americano, racikan kopi kini hadir dengan berbagai perpaduan menarik. Ada yang memakai susu dingin, foam citrusy, hingga tonic water.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Racikan tersebut menawarkan pengalaman ngopi yang berbeda dari biasanya. Maka tak heran banyak kafe yang juga ikut menawarkan racikan kopi tersebut.
Berikut 5 racikan kopi yang pernah jadi tren hingga jadi menu di kafe.
1. Magic Coffee
Ilustrasi magic coffee. Foto: detikcom/Diah Afrilian |
Magic coffee berasal dari Australia dan popularitasnya meluas secara global sepanjang 2025. Minuman ini dibuat dari double ristretto dan steamed milk dalam takaran lebih sedikit dari latte.
Racikan tersebut membuat cita rasa kopi terasa lebih intens, tetapi tetap lembut. Perpaduan kopi, susu, dan foam menghasilkan rasa yang tidak terlalu pahit maupun terlalu milky.
Nama 'Magic' merujuk pada karakter rasanya yang dianggap seimbang. Kopi ini tidak seringan latte, tetapi juga tidak sedominan kopi pada flat white.
2. Dirty Latte
Tahun 2025 dirty latte viral dan jadi favorit pencinta kopi. inuman ini memadukan susu dingin dengan espresso panas yang dituang perlahan hingga membentuk gradasi warna.
Istilah 'dirty' merujuk pada tampilan susu putih dan espresso cokelat yang kontras. Saat diminum, rasa creamy muncul lebih dulu sebelum disusul karakter espresso yang pahit dan kuat.
Perpaduan suhu dingin dan panas membuat sensasi minumnya berbeda. Bahkan, ada kedai yang mendinginkan gelas hingga -86 derajat Celsius sebelum menyajikan dirty latte.
3. Mont Blanc
Mont blanc ilustrasi. Foto: Instagram |
Mont Blanc awalnya diracik oleh sebuah kafe di Australia dan kini ikut populer di Indonesia. Minuman ini memadukan americano dengan foam lembut yang menjadi ciri khasnya.
Bagian foam memberikan sentuhan citrusy yang asam dan segar tanpa tambahan rasa manis. Sementara itu, karakter kopi tetap terasa kuat sebelum keduanya diaduk hingga menghasilkan tekstur foamy.
Parutan kulit jeruk ditambahkan untuk memperkuat aroma segar dalam setiap tegukan. Racikan ini pun mulai banyak ditemukan di berbagai kafe di Indonesia.
4. Coffee Tonic
Coffee tonic memadukan espresso dengan tonic water yang menghasilkan sensasi segar dan berkarbonasi. Perpaduan ini membuat karakter kopi terasa lebih ringan dengan sentuhan rasa pahit dari tonic.
Saat diminum, soda dari tonic memberikan sensasi bergelembung yang berbeda dari racikan kopi biasa. Rasa citrusy dan sedikit pahitnya juga membuat kopi terasa lebih segar dan kompleks.
Biasanya coffee tonic disajikan dingin dengan es batu dan tambahan irisan lemon atau jeruk. Racikan ini cocok untuk pencinta kopi yang ingin menikmati espresso dengan sensasi lebih ringan dan menyegarkan.
5. Cold Brew
Cold brew ilustrasi. Foto: Getty Images |
Cold brew dibuat dengan merendam bubuk kopi dalam air dingin selama berjam-jam. Proses ekstraksi yang lebih lama ini menghasilkan rasa kopi yang cenderung lembut dan minim rasa asam.
Berbeda dari kopi yang diseduh dengan air panas, cold brew punya karakter lebih smooth saat diminum. Rasanya juga bisa terasa lebih manis secara alami, dengan aroma kopi yang tetap kuat.
Cold brew biasanya disajikan dingin dengan es atau tambahan susu. Racikan ini cocok untuk pencinta kopi yang menyukai rasa lebih ringan tanpa sensasi pahit dan asam yang terlalu kuat.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN