×
Ad

Hiii! Wanita Ini Hampir Telan Kecoak Saat Minum Teh

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 11 Sep 2026 19:00 WIB
Foto: stomp,.sg / Cherlynn ng
Jakarta -

Pengalaman mengerikan dialami oleh seorang pelanggan wanita di sebuah kedai kopi. Ia sempat meminum pesanan tehnya, tetapi dimuntahkan karena ada kecoak!

Keamanan dan higienitas pangan merupakan aspek yang perlu diperhatikan oleh pemilik bisnis kuliner, terutama ketika menyangkut pesanan makan pelanggan. Bahan-bahan, proses persiapan, hingga penyajian benar-benar harus diawasi. Jangan sampai sedikit kelalaian membuat bisnis kuliner tersebut punya reputasi yang buruk.

Baru-baru ini seorang pelanggan melaporkan pengalaman buruk mereka ketika membeli teh di sebuah kedai kopi. Pelanggan dengan inisial SH bercerita dirinya sempat memesan minuman teh o atau teh yang diseduh tanpa tambahan susu. Kalau di Indonesia, produk ini sering disebut teh manis.

Teh o dipesan di Kimly Coffeeshop di Blok 57 New Upper Changi Road saat jam makan siang. Dirinya pun telah meminum hampir seluruhnya. Namun, menjelang akhir, wanita ini menemukan ada benda mengganjal. Ketika dilepehkan, rupanya ada seekor kecoak, lapor stomp.sg (9/9).

Wanita ini mengaku tidak sadar sejak awal karena memang minuman tersebut punya warna yang sangat gelap.

"Ketika saya menyadari minuman itu ada di mulut saya, saya langsung meludahkannya,"; ujar ceritanya.

Dilihat dari bukti unggahan, memang benar itu adalah seekor kecoak berukuran sedang yang sudah tidak bernyawa.

Pelanggan ini sempat memesan minuman Teh O di sebuah kedai kopi di SIngapura. Foto: stomp,.sg / Cherlynn ng

Mendapati pengalaman mengerikan ini, SH langsung mengambil foto dan mengririmkannya melalui email ke Kantor Pusat Kimly Group. Ia juga melaporkan insiden ini kepada Badan Pangan Singapura (SFA).

Sebagai bentuk tanggapan, pihak KImly menyatakan mereka akan meningkatkan pengendalian hama. Mereka menduga kecoak tersebut mungkin masuk ke dalam minuman melalui mesin pembuat es mereka.

Dalam balasan email kepada SH, pihak KImly meminta maaf atas pengalaman yang tidak menyenangkan ini dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Perusahaan tersebut juga telah meneruskan masalah ini kepada manajer operasionalnya.

"Berdasarkan pemeriksaan kami, ada kemungkinan kecoak itu lolos selama pekerjaan pengendalian hama dan pemeliharaan yang baru-baru ini dilakukan di mesin es," ujar pihak KImly.

Pihak KImly juga menyatakan akan terus memantau situasi ini untuk memastikan standar keamanan pangan dan kebersihan tetap terjaga.

Selain meminta maaf, KImly Group juga menawarkan akan mengirimkan voucher senilai 10 SGD (Rp138.837) kepada SH sebagai bentuk itikad baik dan permintaan maaf tulus atas pengalaman tidak menyenangkan itu.

Namun, pelanggan wanita ini merasa keberatan dengan tanggapan tersebut. Kepada Stomp ia mengungkap jika jawaban yang diberikan KImly bukanlah pengakuan tanggung jawab.

Begini bentuk kecoak yang ditemukan oleh pelanggan tersebut. Foto: stomp,.sg / Cherlynn ng

SFA atau Singapore Food Agency juga akhirnya turun tangan. Mereka mengaku sedang menyelidiki masalah tersebut. Sebagai bagian dari penyelidikan dan pengumpulan bukti, SFA meminta feedback balik untuk mengetahui detail lebih lanjut. Mereka juga tidak akan ragu mengambil tindakan penegakan hukum jika bukti telah cukup diperolajh.
Sembunyikan kutipan teks

SFA juga mengungkap bila pelaku usaha harus mematuhi praktik kebersihan dan persiapan makanan yang baik.

"Pelaku usaha makanan juga harus memastikan tempat usaha mereka bersih dan terawat dengan baik," pungkas pihak SFA.

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti kabar kelanjutan kopitiam tersebut. Tidak ada kabar juga terkait kondisi pelanggan wanita usai sempat mengunyah kecoak.



Simak Video "Video: Kedai Kopi Mini Bernuansa Jepang di Kupang"

(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork