Praktik menabur tepung di kebun bikin banyak orang heran. Ternyata bahan dapur ini bisa dimanfaatkan untuk tanah dan tanaman, bahkan disebut membantu mengatasi hama.
Tepung biasanya jadi bahan utama untuk membuat kue atau gorengan. Namun ternyata, ada orang yang justru menaburkannya di kebun.
Kebiasaan ini bukan sekadar iseng. Tepung disebut bisa dimanfaatkan untuk tanaman, tanah, hingga membantu mengatasi hama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trik tersebut telah dibuktikan oleh pakar lanskap. Ia juga mengungkap cara dan jenis tepung yang tepat digunakan.
Dikutip dari The Spruce (14/8) berikut penjelasannya!
1. Tepung Dipakai untuk Mengusir Hama
Ilustrasi tepung. Foto: Getty Images |
Menurut pakar lanskap Kate Schneider, sebagian orang menggunakan tepung sebagai pengusir hama alami. Tepung dipercaya dapat mengganggu kutu daun dan tungau laba-laba.
"Gagasannya, tepung membuat bagian mulut serangga menjadi lengket sehingga mereka sulit memakan tanaman," jelas Schneider. Tepung juga bisa dicampur air dan sabun untuk dibuat semprotan.
Meski begitu, Schneider tidak terlalu yakin dengan efektivitas tepung sebagai pengusir hama. Ia menilai masih ada manfaat lain yang lebih menarik dari penggunaan tepung di kebun.
2. Tepung Bisa Jadi Nutrisi untuk Tanah
Schneider sesekali menggunakan tepung sebagai campuran untuk memperbaiki kondisi tanah. Taburan tipis tepung dapat menjadi sumber nutrisi bagi mikroorganisme baik yang hidup di dalam tanah.
"Anggap saja sedikit taburan tepung sebagai suplemen nutrisi bagi mikroba baik di tanah," ujar Schneider. Mikroorganisme tersebut dapat memanfaatkan karbohidrat dari tepung sebagai sumber energi.
Karbohidrat membantu mikroba menguraikan kompos dan bahan organik lainnya. Aktivitas ini kemudian dapat membantu memperbaiki kondisi tanah secara bertahap.
3. Jenis Tepung Menentukan Manfaatnya
Manfaat menaburkan tepung di kebun Foto: Getty Images |
Ada tiga jenis tepung yang umum digunakan untuk memperbaiki tanah, yaitu tepung gandum, beras, dan jagung. Ketiganya memiliki kecepatan penguraian dan pengaruh yang berbeda terhadap aktivitas mikroba.
"Tepung gandum seperti minuman sebelum olahraga," kata Schneider. Tepung ini cepat terurai sehingga memberikan dorongan energi bagi mikroba dan hasilnya bisa lebih cepat terlihat.
Sementara tepung beras terurai lebih lambat dan menjadi sumber makanan yang lebih stabil. Tepung ini cocok digunakan di kebun sayur, area pembibitan, atau tanah yang sudah kurang subur.
4. Jangan Kebanyakan Menabur Tepung
Penggunaan tepung di kebun tetap harus dilakukan secukupnya. Schneider mengingatkan agar tepung tidak dikubur terlalu dalam atau ditumpuk dalam jumlah banyak.
"Jangan pernah mengubur tepung terlalu dalam atau menumpuknya dalam jumlah besar," ujar Schneider. Mikroba baik di tanah membutuhkan oksigen untuk hidup dan bekerja menguraikan bahan organik.
Tumpukan tepung dapat menghambat aliran udara dan memperlambat proses penguraian. Tepung berlebihan juga berpotensi mengundang hama yang tidak diinginkan ke kebun.
5. Bahan Dapur Lain yang Bisa Dipakai
Ilustrasi bawang putih. Foto: Getty Images/chrisboy2004 |
Selain tepung, beberapa bahan dapur lain juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kebun. Schneider menyebut bawang putih segar sebagai salah satu bahan alami yang dapat membantu mengusir semut.
Soda kue yang dicampur gula bubuk juga disebut dapat membantu mengusir semut dan kecoak. Sementara asap dari ampas kopi yang dibakar bisa digunakan sebagai pengusir alami serangga terbang.
Ada pula jenis sabun alami yang terbuat dari minyak nabati (seperti minyak zaitun, kelapa, atau jarak) yang dapat dicampur dengan air. Campuran ini bisa digunakan sebagai sabun pembasmi serangga, tetapi jangan menggantinya dengan sabun cuci piring biasa.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN