×
Ad

Wajib Coba! 5 Ikan Jepang Ini Hanya Ada Saat Musim Panas

Beta - detikFood
Sabtu, 15 Agu 2026 11:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/SvetlanaK
Jakarta -

Musim panas di Jepang memang identik dengan udara panas menyengat, tapi di balik cuaca itu, laut dan sungai-sungainya justru sedang berlimpah hasil tangkapan segar.

Sejumlah jenis ikan mencapai puncak kelezatannya di musim ini, baik disantap mentah sebagai sashimi maupun dibakar langsung di atas bara. Konsumsinya bisa jadi pilihan untuk makan sehari-hari.

Dikutip dari Savvy Tokyo (23/7), berikut 5 ikan musim panas paling populer di Jepang beserta cara penyajian khasnya:

Wajib Coba! 5 Ikan Jepang Ini Hanya Ada Saat Musim Panas Foto: Getty Images/iStockphoto/SvetlanaK

1. Suzuki (Sea Bass)

Suzuki adalah ikan berdaging putih yang namanya berubah-ubah sesuai usia dan ukurannya: disebut koppa saat baru menetas, lalu berturut-turut menjadi seigo dan fukko, sebelum akhirnya resmi disebut suzuki setelah berumur tiga tahun atau mencapai panjang minimal 60 cm.

Rasanya pun berbeda tergantung bagian yang dimakan. Bagian perut paling berlemak dan lembut, sedangkan bagian lain lebih kenyal namun tetap manis.

Chiba tercatat sebagai penghasil suzuki terbesar, menyumbang hampir seperempat total tangkapan nasional Jepang, diikuti Hyogo, Miyagi, Aichi, dan Kanagawa.

Sementara itu, meski bukan penghasil terbanyak, Prefektur Shimane punya olahan khas bernama suzuki no houshoyaki, ikan dibungkus kertas khusus, dikukus, lalu dipanggang, dan disantap dengan sedikit kecap asin atau sudachi (jeruk khas Jepang). Hidangan ini bahkan masuk dalam daftar "Tujuh Harta Danau Shinjiko".

2. Ayu (Sweetfish)

Ayu adalah ikan asli Asia Timur dengan cita rasa manis yang kerap disebut mirip melon. Sebagian populasinya hidup sepenuhnya di air tawar, seperti di Danau Biwa, sementara ayu liar umumnya menetas di sungai, bermigrasi ke laut, lalu kembali ke sungai untuk berkembang biak setahun kemudian.

Musim ayu dimulai awal musim panas saat ikan-ikan muda berenang melawan arus menuju hulu, dan berlanjut hingga musim gugur.

Rasa manis khas ayu dipercaya berasal dari lumut tertentu yang hanya tumbuh di perairan paling bersih. Sebagai ikan andalan Prefektur Gunma, Gifu, dan Nara, ayu biasa muncul di menu musim panas dalam bentuk dipanggang dengan taburan garam, ditusuk melengkung menyerupai gerakan ikan berenang.



Simak Video "Jalan-jalan ke Pusat Kuliner Jepang 'Oishiwa' di Transmart Central Park"


(dfl/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork