Kulit pisang sering kali langsung dibuang, padahal punya manfaat untuk rumah. Tinggal tambahkan baking soda, kulit pisang jadi punya fungsi baru!
Memanfaatkan kulit pisang bisa jadi trik alami membuat bahan pembersih dapur. Kombinasinya dengan baking soda belakangan banyak dipakai orang untuk membersihkan dapur, berkebun, hingga menjadi pewangi alami.
Dikutip dari Times of India (4/8), kulit pisang terbukti mengandung senyawa alami, termasuk selulosa, lignin, pektin, serta sejumlah kecil potasium, magnesium, dan kalsium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kulit pisang juga mengandung antioksidan seperti polifenol dan flavonoid. Struktur berseratnya dikatakan membuatnya agak abrasif, sementara bahan organiknya mudah terurai di dalam tanah.
Sementara baking soda merupakan senyawa sedikit basa dengan pH 8,3. Baking soda terkenal karena sifatnya dapat menetralkan zat asam, menyerap bau tertentu, dan bisa dibilang sebagai bahan pembersih yang lembut.
Ketika keduanya digabungkan, kulit pisang memberikan kelembapan, serat, dan senyawa tumbuhan alami, sedangkan baking soda memberikan sifat abrasif dan penghilang bau yang ringan.
Sains di balik combo kulit pisang dan baking soda
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Management menunjukkan hasil eksplorasi kulit pisang sebagai biosorben berbiaya rendah yang mampu mengikat logam berat tertentu dari air, berkat gugus fungsional yang terdapat dalam selulosa dan pektinnya.
Di samping itu, baking soda terbukti ilmiah memiliki kemampuan membersihkan dan menghilangkan bau. Karena bersifat sedikit basa, penggunaan baking soda dapat menetralkan banyak bau asam dan membantu melonggarkan lemak dan kotoran.
Fungsi kulit pisang campur baking soda
Mencampurkan kulit pisang bersama baking soda dapat menghasilkan pasta pembersih dapur yang lembut. Kamu bisa mengoleskannya pada wastafel stainless steel, permukaan keramik, atau peralatan berkebun.
Caranya, gunakan kain lembut, lalu bilas hingga bersih. Berbagai kotoran, residu, dan bau ringan pada peralatan tersebut pun dapat hilang.
Campuran kulit pisang dan baking soda juga ideal menjadi bahan tambahan kompos. Sebab kulit pisang menyumbangkan bahan organik berharga bersama dengan potasium, magnesium, dan mineral untuk tanaman.
Sedangkan baking soda membantu mengurangi bau asam yang tidak sedap selama pengomposan.
Manfaat lainnya, campuran kulit pisang dan baking soda dapat menjadi pengharum ruangan alami. Taruh di wadah terbuka di dalam tempat sampah, lemari sepatu, atau ruang tertutup lainnya.
Cara membuat pasta kulit pisang dan baking soda
Untuk membuat pasta, ambil 3-5 kulit pisang, cincang halus, lalu campur dengan 1-2 sendok teh baking soda. Aduk hingga membentuk pasta kental.
Perlu diperhatikan, menurut ahli bangunan, penggunaan campuran ini tidak disarankan dipakai untuk permukaan batu berpori seperti marmer atau granit. Sebab baking soda dapat membuat permukaan menjadi kusam seiring waktu.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN