TasteAtlas merilis daftar makanan paling bau di dunia berdasarkan tingkat aromanya. Durian hingga pete masuk daftar dengan tingkat baru yang berbeda!
Setiap negara memiliki makanan khas dengan cita rasa yang unik. Tak hanya soal rasa, sebagian hidangan juga dikenal karena aromanya yang sangat menyengat hingga memicu perdebatan.
Bagi sebagian orang, bau yang kuat bisa mengurangi selera makan. Namun bagi masyarakat asalnya, aroma tersebut justru menjadi ciri khas yang menambah kenikmatan saat menyantap hidangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui infografik yang dirilis TasteAtlas (2/8/2026), sejumlah makanan dari berbagai negara dikelompokkan berdasarkan tingkat aromanya, mulai dari kategori paling ekstrem hingga yang masih tergolong cukup kuat.
Berikut ini kategori makanan paling bau di dunia versi TasteAtlas:
Surstromming masuk dalam kategori makanan bau dengan tingkat ekstrem versi TasteAtlas. Foto: Istimewa |
1. Extreme Level (Tingkat Bau Ekstrem)
Kategori Extreme Level ditempati makanan dengan aroma paling menyengat dalam daftar TasteAtlas. Baunya begitu kuat hingga sering membuat orang yang baru pertama kali mencium aromanya merasa tidak nyaman.
Empat makanan yang masuk kelompok ini adalah surstrΓΆmming dari Swedia, hongeo-hoe dari Korea Selatan, kiviak dari Greenland, dan hΓ‘karl dari Islandia. Sebagian besar merupakan hasil fermentasi yang dilakukan dalam waktu lama.
SurstrΓΆmming dibuat dari ikan herring Baltik yang difermentasi di dalam kaleng. Hongeo-hoe merupakan ikan pari fermentasi yang menghasilkan aroma amonia alami, sedangkan hΓ‘karl dibuat dari hiu Greenland yang difermentasi lalu dikeringkan.
Sementara itu, kiviak dibuat dengan cara yang tak kalah unik, yakni memfermentasi burung laut utuh di dalam kulit anjing laut selama berbulan-bulan.
2. Very High Level (Tingkat Bau Sangat Tinggi)
Di bawah kategori ekstrem terdapat kelompok Very High Level. Makanan dalam kategori ini memiliki aroma yang sangat kuat, tetapi umumnya masih lebih mudah diterima dibanding kelompok sebelumnya.
TasteAtlas memasukkan Vieux-Boulogne, Γpoisses, stinky tofu, dan durian ke dalam kategori ini. Keempatnya memiliki karakter aroma yang berbeda sesuai bahan dan proses pembuatannya.
Vieux-Boulogne dan Γpoisses merupakan keju asal Prancis yang melalui proses pematangan panjang dengan kulit keju yang rutin dicuci. Proses tersebut menghasilkan aroma khas yang sangat tajam.
Sementara itu, stinky tofu mendapatkan aroma kuat dari proses fermentasi tahu. Durian berbeda karena aroma menyengatnya berasal dari senyawa volatil alami yang terkandung di dalam buah, bukan dari proses fermentasi.
3. Medium-High Level (Tingkat Bau Menengah Tinggi)
Kategori Medium-High Level diisi makanan yang aromanya masih cukup kuat, tetapi umumnya lebih mudah dinikmati oleh banyak orang. Sebagian besar juga berasal dari proses fermentasi.
Makanan yang termasuk dalam kelompok ini adalah Limburger, rakfisk, cheonggukjang, dan asafoetida. Keempatnya berasal dari negara dan jenis makanan yang berbeda.
Limburger merupakan keju asal Belgia yang memperoleh aroma khas dari aktivitas bakteri selama proses pematangan. Rakfisk adalah ikan trout atau char yang difermentasi selama beberapa bulan sebelum dikonsumsi.
Cheonggukjang merupakan pasta kedelai fermentasi khas Korea Selatan yang sering diolah menjadi sup. Sementara asafoetida adalah getah tanaman yang dikeringkan dan banyak digunakan sebagai rempah dalam masakan India.
Petai yang populer di Indonesia dikategorikan sebagai makanan yang baunya cukup menyengat. Foto: Getty Images/iStockphoto/JOKO SL |
4. Moderately Strong Level (Tingkat Bau Cukup Kuat)
Kategori terakhir adalah Moderately Strong Level atau tingkat bau yang cukup kuat. Aroma makanan dalam kelompok ini masih cukup mencolok, tetapi umumnya lebih mudah diterima dibanding kategori lainnya.
TasteAtlas memasukkan natto, petai, century egg, dan lutefisk ke dalam kelompok ini. Masing-masing memiliki sumber aroma yang berbeda.
Natto dibuat dari kedelai yang difermentasi sehingga menghasilkan aroma khas dan tekstur lengket. Petai memiliki bau menyengat akibat kandungan senyawa sulfur alami yang juga dapat bertahan setelah dikonsumsi.
Century egg merupakan telur yang diawetkan hingga warna, tekstur, dan aromanya berubah. Sementara lutefisk adalah ikan putih kering khas negara Nordik yang diolah menggunakan larutan alkali sebelum dimasak.
Simak Video "Mengenal Makanan Tradisional Jambi, Lekat dengan Makna Gotong Royong"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN