Gitaris Saint Loco Jualan Salt Bread, Rela Bikin Roti Pukul 3 Pagi

Gitaris Saint Loco Jualan Salt Bread, Rela Bikin Roti Pukul 3 Pagi

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 01 Agu 2026 18:00 WIB
Iwan St Loco jualan saltbread
Foto: detikcom/Riska Fitria
Jakarta -

Setelah Timotius Firman berjualan sambal, kini gitaris Saint Loco, Iwan Hudiarto, merintis bisnis salt bread homemade. Begini kisahnya.

Musisi kini tak hanya dikenal lewat karya di atas panggung, tapi banyak juga yang mulai merambah bisnis kuliner. Mereka menghadirkan konsep dan menu andalannya sendiri.

Fenomena ini juga terlihat di kalangan personel band Saint Loco. Setelah Timotius Firman berjualan sambal, kini gitarisnya, Iwan Hudiarto, ikut menekuni bisnis roti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat brand Unplugged, Iwan menjual salt bread dan kopi racikannya. Berawal dari hobi, kini ia rela bangun dini hari demi membuat roti homemade untuk pelanggan.

Berikut kisah di balik usaha roti milik Iwan St Loco:

1. Berawal dari Antre Beli Roti

ADVERTISEMENT
Iwan St Loco jualan saltbreadIwan St Loco jualan saltbread Foto: detikcom/Riska Fitria

Kepada detikFood (30/7), Iwan bercerita ide membuka bisnis muncul setelah sering mampir ke kedai roti di kawasan Melawai dan Blok M. Ia merasa roti dan kopi menjadi perpaduan yang pas untuk bersantai.

Menurutnya, kebiasaan membeli roti dan kopi cukup menguras kantong. Dari situ muncul keinginan untuk belajar membuat salt bread sendiri.

"Saya pikir kalau terus beli roti dan kopi lumayan mahal. Akhirnya saya coba belajar bikin sendiri," ujar Iwan ketika ditemui di Festival Market & Museum di Lippo Mall Kuningan.

Kini usahanya diberi nama Unplugged. Nama itu terinspirasi dari konsep musik akustik yang terasa lebih dekat dan intim dengan penonton.

2. Bangun Subuh Demi Roti Homemade

Iwan St Loco jualan saltbreadIwan St Loco jualan salt bread dan buka tenant di festival Market & Museum di Lippo Mall Kemang. Foto: detikcom/Riska Fitria

Iwan mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang di dunia kuliner. Namun rasa penasaran membuatnya terus bereksperimen membuat salt bread.

"Sebenarnya saya sama sekali nggak punya darah masak. Tapi saya penasaran dan akhirnya terus belajar," katanya.

Setiap hari produksi dimulai sejak dini hari. Bahkan saat ada acara, ia sudah bangun pukul 03.30 untuk mengadon hingga menyiapkan pengiriman.

"Hari ini saya bangun jam setengah empat pagi. Setelah delivery, kami lanjut bikin adonan untuk batch berikutnya," jelasnya.

3. Andalkan Salt Bread Burger

Iwan St Loco jualan saltbreadMenu Salty Patty yang jadi andalan. Foto: detikcom/Riska Fitria

Menu andalan Unplugged adalah Salty Patty. Burger ini memakai bun salt bread dengan mayones dan patty yang dibuat sendiri. Roti yang lembut dan patty yang smokey jadi paduan yang pas.

"Yang membedakan, mayo kami homemade, dagingnya juga homemade. Hampir semuanya kami buat sendiri," ungkap Iwan.

Selain menu gurih, tersedia salt bread manis dengan topping polo bun. Menurutnya, menu ini paling cocok dinikmati bersama secangkir kopi.

Harga yang ditawarkan berkisar Rp 18.000 hingga Rp 27.000. Dalam sehari ia bisa membuat sekitar 90 hingga 120 roti untuk dijual di berbagai acara.

4. Kolaborasi Kopi hingga Mimpi Punya Kedai Sendiri

Iwan St Loco jualan saltbreadIwan St Loco jualan saltbread dan kolaborasi dengan bisnis kopi milik rekannya. Foto: detikcom/Riska Fitria

Tak hanya menjual roti, Iwan juga menggandeng teman lamanya untuk menghadirkan kopi spesial. Salah satunya berkolaborasi dengan roastery milik sahabatnya di Sumatera.

"Hari ini kami mengeluarkan dua varian, Amber Bloom dan Pure Bloom dari Gunung Halu, Jawa Barat," ujarnya.

Sebagai sesama personel Saint Loco yang menyukai dunia F&B, Iwan juga kerap menghadirkan slow bar bersama Timotius Firman. Momen itu menjadi ajang nongkrong sekaligus menyajikan racikan kopi dan makanan.

Saat ini Unplugged masih hadir lewat sistem pre-order dan pop-up market. Namun Iwan berharap suatu hari nanti bisa memiliki kedai sendiri yang hangat dan akrab seperti filosofi nama Unplugged.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Roti Asal Korea Kini di Blok M"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads