Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal Babon

Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal Babon

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 07 Jun 2026 17:00 WIB
Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal Babon
Foto: Instagram/@Sambalbabon
Jakarta -

Berawal dari sambal racikan saat rehabilitasi, personel St. Loco, Timotius Firman kini buka usaha sambal. Perjalanannya penuh lika-liku dan inspiratif.

Timotius Firman dikenal sebagai personel band Saint Loco (Senkoko) yang sempat hits di era 2000-an di industri musik Indonesia. Kini, ia juga aktif melayani sebagai pastor.

Di luar kesibukannya bermusik dan berkhotbah, Timotius menekuni dunia kuliner. Ia merintis usaha Sambal Babon yang berawal dari resep racikannya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan usaha kulinernya tak berlangsung instan. Ada kisah jatuh bangun hingga pengalaman hidup yang membawanya menemukan jalan baru lewat sambal racikan tersebut.

Kepada detikFood, Timotius Firman berbagi kisah perjalanannya, sebagai berikut:

1. Awal Mula Meracik Sambal saat Rehabilitasi

Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal BabonKisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal Babon Foto: Instagram/@Sambalbabon

Timotius mengaku mulai tertarik membuat sambal ketika menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur pada 2019 silam. Saat itu ia banyak bereksperimen dengan resep sederhana.

ADVERTISEMENT

Ia terinspirasi dari ayam geprek yang menggunakan sambal bawang siram minyak panas. Resep tersebut kemudian dimodifikasi sesuai seleranya.

"Sambal buatan saya ternyata disukai teman-teman di rehabilitasi," ujar Timotius.

2. Pandemi Jadi Titik Awal Berjualan

Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal BabonTimotius St. Loco bersama sang istri pernah berjualan ricebowl. Foto: Instagram/@Sambalbabon

Setelah keluar dari rehabilitasi, pandemi membuat aktivitas manggung dan pekerjaannya sebagai kontraktor terhenti. Ia pun mencari sumber penghasilan baru.

Bersama sang istri, Timotius membuka usaha rice bowl bernama Ayam The King. Menu utamanya berupa ayam suwir dengan sambal racikannya.

Usaha itu berjalan hampir dua tahun sebelum akhirnya berhenti saat kondisi mulai normal.

3. Lahirnya Sambal Babon

Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal BabonSambal Babon buatan Timotius yang kini jadi incaran banyak orang. Foto: Instagram/@Sambalbabon

Pada 2026, Timotius kembali mengembangkan resep sambalnya. Ia memberi nama Sambal Babon yang merupakan singkatan dari bawang dan rebon.

Ide tersebut muncul setelah ia banyak menonton konten kuliner di media sosial. Berbagai resep yang dilihat lalu dikembangkan menjadi racikan sendiri. Harganya dibanderol Rp 50.000 per jar.

"Saya bikin resep dengan bahan, takaran, dan gaya saya sendiri," katanya.

4. Sold Out Saat Jualan di Festival Musik

Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal BabonSelain sambal, Timotius juga berjualan gado-gado siram Foto: Instagram/@Sambalbabon

Kepercayaan diri Timotius bertambah setelah membuka booth di festival Hammersonic 2026, pada awal Mei lalu. Ia menjual sambal, nasi jeruk, lemper, kopi, dan minuman segar.


Respons pengunjung di luar dugaan. Seluruh stok dagangan habis terjual selama dua hari festival berlangsung.

"Kami pulang tanpa bawa stok. Hampir semuanya sold out," ungkapnya.

5. Dari Musisi dan Pastor Kini Berkarya Lewat Kuliner

Kisah Timotius St. Loco, Kini Jadi Pastor dan Sukses Jual Sambal BabonTampilan sambal babon buatan Timotius. Foto: Instagram/@Sambalbabon

Bagi Timotius, makanan adalah bentuk karya lain selain musik. Ia merasakan kepuasan saat racikannya mendapat respons positif dari pelanggan.

Saat ini ia juga mengembangkan Lemper Babon dan Gado-gado Babon. Keduanya menggunakan resep keluarga yang diwariskan turun-temurun.

"Kalau di musik saya berkarya lewat lagu, sekarang saya juga bisa berkarya lewat makanan," tutupnya.

Bagi yang ingin memesan Sambal Babon buatannya bisa cek di Instagram @sambalbabon.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Mengenal Makanan Tradisional Jambi, Lekat dengan Makna Gotong Royong"
[Gambas:Video 20detik] (raf/sob)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads