Camilan Karak Kaliang Khas Minang Punya Nama Unik, Begini Kisahnya

Camilan Karak Kaliang Khas Minang Punya Nama Unik, Begini Kisahnya

Aisyah Luthfi - detikFood
Senin, 20 Jul 2026 10:00 WIB
Karak Kaliang, oleh-oleh khas Sumbar yang terbuat dari Ubi Kayu.
Foto: Aisyah Luthfi/detikSumut
Jakarta -

Di Sumatera Barat (Sumbar) ada camilan gurih renyah nan legendaris yang dikenal sebagai karak kaliang. Beberapa orang juga kerap menyebutnya lapan-lapan karena bentuknya mirip angka depalan.

Jika mengunjungi pusat oleh-oleh di Sumbar, kamu akan sering melihat karak kaliang dijajakan. Camilan ini diproduksi secara massal di beberapa daerah, seperti Payakumbuh, Bukittinggi, dan Sijunjung.

Karak kaliang terkenal nagih dengan tekstur renyah dan rasa gurih. Bahan dasarnya berupa ubi kayu atau singkong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di balik popularitasnya, ternyata ada fakta unik soal nama karak kaliang. Mengingat 'kaliang' merepresentasikan warna gelap atau gosong dalam bahasa Minang, sementara camilan ini berwarna kuning cerah.

Terkait Pedagang Keturunan India

Karak Kaliang, oleh-oleh khas Sumbar yang terbuat dari Ubi Kayu.Karak Kaliang, oleh-oleh khas Sumbar yang terbuat dari Ubi Kayu. Foto: Aisyah Luthfi/detikSumut

Misteri di balik nama unik ini pernah dikaji dalam sebuah penelitian ilmiah oleh Silvia Fransiska yang berjudul "Penamaan Nama Makanan Berbahan Ubi di Minangkabau" pada Jurnal Elektronik Wacana Etnik. Berdasarkan riset pada penelitian tersebut, nama karak kaliang rupanya berkaitan erat dengan keberadaan orang Tamil atau keturunan India di tanah Minang.

ADVERTISEMENT

Konon, kisah ini bermula di Pasar Bukittinggi pada masa lampau. Kala itu, ada seorang pembeli yang berbelanja di lapak bumbu masakan siap saji milik seorang pedagang keturunan India sebelah selatan yang berkulit hitam.

Sebagai bonus, pedagang tersebut memberikan sebuah oleh-oleh makanan ringan yang bentuk dan rasanya mirip sekali dengan kerupuk karak kaliang yang kita kenal hari ini.

Karena mendapatkan camilan itu dari pedagang India berkulit gelap, si pembeli secara spontan menamakan makanan tersebut dengan sebutan Karak Kaliang.

Artik Kata 'Karak' dan 'Kaliang'

Secara etimologi bahasa Minang, nama makanan ubi ini terbentuk dari perpaduan dua kata yang merujuk pada sifat khas tertentu, yaitu kata karak dan kaliang. Berikut penjelasan lengkapnya.

Karak (Kerak)

Dalam bahasa Minangkabau, kata karak berarti kerak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kerak adalah lapisan kering, keras, atau hangus pada suatu benda (seperti sisa nasi yang menempel di periuk). Mengapa pembeli memilih kata ini? Karena ia berpendapat bahwa sifat keras dan renyah dari kerupuk tersebut identik dengan karakteristik kerak yang hangus terpapar api.

Kaliang (Keling)

Kata kaliang merupakan pelafalan lokal dari kata keling. Berdasarkan KBBI, keling adalah sebutan untuk orang berkulit hitam yang berasal dari India bagian selatan. Kata ini disematkan semata-mata karena pembeli terkesan dengan warna kulit sang penjual bumbu di pasar yang sangat hitam.

Meskipun tidak diketahui secara pasti kapan peristiwa di pasar tersebut terjadi, istilah spontan itu melekat kuat di tengah masyarakat dan menyebar ke seluruh pelosok Minangkabau.

Punya Sebutan Lain 'Lapan-Lapan'

Menariknya, kudapan kuning cerah ini tidak melulu disebut karak kaliang di seluruh wilayah Sumatera Barat. Khusus di Kota Padang, masyarakat setempat lebih akrab menyebut camilan gurih ini dengan nama Lapan-Lapan (angka delapan dalam bahasa Minang).

Pemberian nama lapan-lapan ini tentu jauh lebih ramah visual karena terinspirasi langsung oleh bentuk adonan singkongnya yang dipelintir melingkar hingga menyerupai cetakan angka delapan.

Terlepas dari kontrasnya sejarah nama dengan warna kuning cerahnya, karak kaliang tetap menjadi primadona kuliner yang memperkaya khazanah kebudayaan Minangkabau. Teksturnya yang renyah berpadu bumbu bawang yang gurih menjadikannya teman setia untuk santai sore atau buah tangan wajib bagi wisatawan luar daerah.

Nah, kalau detikers berkunjung ke Sumbar, jangan lupa borong karak kaliang alias si lapan-lapan ini ya! Tekstur renyahnya dijamin bikin nagih!

Artikel ini sudah tayang di detikSumut dengan judul Mengenal Karak Kaliang, Camilan Legendaris Minangkabau Hasil Olahan Ubi Kayu

Baca artikel detiksumut, "Mengenal Karak Kaliang, Camilan Legendaris Minangkabau Hasil Olahan Ubi Kayu"



(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads