Sepasang pemilik kedai dikejutkan dengan pembelinya yang salah bayar. Bukan kurang, justru uangnya kelebihan 100 kali lipat!
Kesalahan saat melakukan pembayaran digital bisa dialami siapa saja. Terutama ketika sedang terburu-buru atau kurang teliti memasukkan nominal transaksi.
Biasanya kesalahan nominal terletak pada jumlah nol di belakang. Bahkan ada seorang pelanggan yang kelebihannya sampai 100 kali lipat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Must Share News, (30/6/2026), seorang pembeli dari salah satu gerai di Singapura dilaporkan salah nominal saat membayar makanannya. Ia membeli sebuah karipap seharga 2 Dolar Singapura atau Rp27 ribu, tetapi membayarnya 200 Dolar Singapura atau Rp2,7 juta.
Sebauh kehebohan terjadi di kedai makanan, sampai-sampai pemiliknya mencari salah satu pembeli yang sudah pergi. Foto: Must Share News |
Kisah ini terjadi di gerai Rolina Traditional Hainanese Curry Puffs yang berada di Tanjong Pagar Plaza Market & Food Centre, Singapura. Pemiliknya pun kebingungan hendak mengembalikan kelebihan uang tersebut.
Pemilik gerai, Kwan Wei Lun, menceritakan bahwa insiden terjadi pada Senin, 29 Juni 2026 sekitar pukul 13.03 waktu setempat. Saat itu kondisi kedai sedang ramai karena memasuki jam makan siang.
Menurutnya, sang istri sedang pergi ke toilet sehingga ia melayani antrean pelanggan seorang diri. Di tengah kesibukan itu, seorang perempuan membeli satu buah karipap seharga 2 Dolar Singapura.
Karipap sendiri merupakan camilan mirip pastel yang biasanya dinikmati untuk makanan ringan saat jeda makan. Sebab hanya fokus melayani banyak pembeli, Wei Lun baru menyadari ada pembayaran yang tidak biasa setelah antrean selesai.
Hal tersebut lantas pembelinya salah transfer, Rp27 ribu menjadi Rp2,7 juta. Foto: Must Share News |
Ia kemudian memeriksa transaksi dan mendapati pelanggan tersebut ternyata mentransfer 200 Dolar Singapura (Rp2,7 juta), sehingga terjadi kelebihan pembayaran sebesar 198 Dolar SIngapura (Rp2.673.000).
Wei Lun mengatakan bahwa perempuan tersebut bukan pelanggan tetap. Namun, ia menduga sang pembeli bekerja di sekitar kawasan Tanjong Pagar sehingga berharap suatu saat akan kembali ke kedainya.
Tak ingin menikmati uang yang bukan haknya, pasangan pemilik kedai segera mengunggah pengumuman di media sosial. Hingga keesokan harinya, pelanggan tersebut masih belum muncul untuk mengklaim pengembalian dana.
Pemilik kedai sampai meminta bantuan kepada netizen untuk mencari pelanggan tersebut. Aksi jujur yang bersikeras mengembalikan uang berlebih ini mendapat pujian dari netizen.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN